Mata Kering Pasca Lasik

Mata Kering Pasca Lasik

 

Mata Kering Pasca Lasik – Lasik mata adalah prosedur operasi yang digunakan untuk mengoreksi pandangan pada pasien dengan gangguan mata rabun jauh, rabun dekat, atau dengan astigmatisma atau silinder. Semua prosedur operasi yang dilakukan untuk mengoreksi kelainan mata tersebut adalah dengan mengembalikan bentuk kornea dengan manipulasi laser, sehingga pada akhirnya fokus penglihatan mata pada retina berada pada tempat yang tepat. Operasi lasik mata sendiri merupakan salah satu dari beberapa teknik operasi yang digunakan.

Mata Kering Pasca Lasik

Mata Kering Pasca Lasik

Operasi LASIK dapat dilakukan untuk penderita gangguan penglihatan sebagai berikut:

  • Rabun jauh (miopia). Ini merupakan kondisi ketika bola mata terlalu panjang atau kornea mata terlalu cembung. Kondisi tersebut menyebabkan bayangan benda terfokus di depan retina, sehingga objek yang terletak jauh tidak akan jelas terlihat. Penyebab seseorang mengalami miopia belum diketahui secara jelas, namun kemungkinan terkait faktor genetik atau faktor lingkungan. Pada penderita miopia, operasi LASIK akan memipihkan kornea mata yang terlalu tebal sehingga fokus cahaya dapat jatuh tepat pada retina.
  • Rabun dekat (hipermetropi). Ini merupakan kondisi ketika bola mata terlalu pendek atau lengkungan kornea terlalu datar. Kondisi tersebut menyebabkan bayangan suatu benda yang seharusnya terfokus pada retina, terfokus di belakang retina sehingga benda-benda yang terletak di dekat mata tidak dapat terlihat jelas. Rabun dekat umumnya terdeteksi sejak dini dan dapat diturunkan secara genetis. Pada penderita hipermetropia, operasi LASIK dilakukan untuk membuat korena mata lebih cembung sehingga fokus cahaya jatuh tepat pada retina.
  • Astigmatisme (mata silinder). Ini merupakan kondisi mata yang terjadi akibat lengkungan kornea dan/atau lensa mata tidak simetris, sehingga bayangan benda yang tertangkap mata tidak dapat terfokus dengan baik. Astigmatisme dapat muncul pada seseorang sejak lahir atau pasca mengalami kecelakaan, pembedahan, atau karena suatu penyakit. Kelainan ini bukan diakibatkan membaca di tempat redup atau menonton televisi terlalu dekat. Operasi LASIK pada penderita astigmatisme akan mengatur bentuk kornea yang tidak simetris menjadi lebih normal dan simetris.

Perlu diingat bahwa operasi LASIK tidak dapat memperbaiki gangguan penglihatan mata tua atau presbiopi. Kebanyakan dokter akan menyarankan metode perbaikan penglihatan dengan metode lain sebelum merekomendasikan operasi LASIK. Metode perbaikan penglihatan yang umumnya dilakukan adalah menggunakan kacamata atau kontak lensa.

Suatu prosedur operasi dinilai dari keberhasilannya. Operasi lasik mampu mengoreksi gangguan penglihatan pasien sebesar 96%, dan di masa yang akan datang angka ini akan terus bertambah seiring dengan berkembangnya teknologi.

Lasik mata dilakukan dengan membedah mata, memperbaiki lensa mata dengan bantuan peralatan laser canggih. Operasi lasik mata yang dilakukan hanya memakan waktu sekitar 20 menit dan tanpa proses penjahitan, karena pembedahan dilakukan dengan menggunakan laser. Pembedahan dilakukan untuk menyayat lapisan kornea, lalu dilakukan penyinaran untuk memperbaiki mata yang rusak, kemudian kornea ditutupkan dan akan menempel dengan sendiri tanpa perlu dijahit sehingga operasi lasik tidak menimbulkan bekas luka/jahitan.

Selama operasi lasik mata, tetes mata digunakan untuk mematirasakan mata. Kornea diperbaiki menggunakan semacam cincin hisap. Selaput tipis, bulat, dan mengganjal dipotong dari lapisan luar kornea, menggunakan perangkat khusus. Lipatan kornea ini tidak dihapus seluruhnya, namun ditarik kembali sehingga ahli bedah dapat bekerja pada jaringan yang terletak di bawahnya. Langkah berikutnya adalah untuk membentuk kembali jaringan kornea yang mendasarinya, sesuai kebutuhan pasien.

Mata Kering Pasca Lasik Apa Penyebabnya?

Pada kasus tertentu, lasik mampu menyebabkan mata kering karena menembus permukaan mata, mengurangi sensitivitas, dan juga syaraf kornea. Ketika mata anda gagal melakukan pelumasan, maka itu berarti ada tanda-tanda mata kering dan tentu saja harus dilakukan tindakan atau penanganan yang cepat. Mata kering yang terjadi biasanya juga diserta beragam komplikasi gejala seperti kondisi mata yang kemerah-merahan, mata terasa terbakar, dan mengalami masalah penglihatan. Ini dapat ditangani dengan pemberian pelumas, dan obat tetes mata tertentu.

Siapa Yang Berisiko Terkena Mata Kering?

Mata kering merupakan sebuah gangguan yang rentan terjadi pada penderita miopi atau rabun jauh. Kondisi mata yang mengalami tindakan laser terlalu jauh tentu saja membuat kornea semakin tipis dan bisa menyebabkan mata kering. Namun, selain itu ada beberapa penyebab mata kering di dalam operasi ini, antara lain adalah sebagai berikut.

  • Usia yang lebih tua, terutama jika Anda adalah perempuan dan telah mengalami menopause.
  • Alergi obat (antihistamin), obat darah tertentu tekanan dan anti-depressants yang dapat menurunkan kelembaban mata.
  • Penyakit autoimun seperti sindrom Sjogren.
  • Ruangan yang sangat panas atau ber-AC.

Cara Mengatasi Mata Kering Pasca Lasik

Untuk mengatasi masalah ini, dokter memberikan obat tetes mata yang akan membantu Anda menghasilkan lebih banyak air mata. Agar masalah ini tak menimpa Anda, sebaiknya lakukan pencegahan mata kering setelah operasi lasik dengan cara:

  • Menginformasikan dokter bedah lasik jika Anda memiliki masalah lain di mata, seperti mata gatal karena alergi.
  • Konsumsi makanan mengandung asam lemak omega-3 yang membantu meningkatkan kuantitas air mata yang sehat.
  • Minum banyak air setiap hari.
  • Hindari alkohol, kafein, dan zat lain yang dapat menyebabkan dehidrasi.
  • Ikuti semua petunjuk yang diberikan oleh dokter mata Anda sebelum dan setelah lasik mata.

Sekali lagi, memiliki mata kering sebelum prosedur operasi lasik tidak akan otomatis menghilangkan Anda sebagai kandidat pasien. Tapi ahli bedah mata Anda akan perlu mempertimbangkan tingkat keparahan kondisi Anda dan kemungkinan pengobatan yang efektif sebelum merekomendasikan prosedur lasik mata. Sekian artikel mengenai mata kering pasca lasik. Semoga bermanfaat …

Mata Kering Pasca Lasik

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Dampak Positif Operasi Lasik

Dampak Positif Operasi Lasik

 

Dampak Positif Operasi Lasik – Operasi Lasik (laser-assisted in-situ keratomileusis) adalah operasi mata untuk menangani kelainan mata dengan menggunakan teknologi laser. Kelainan mata yang dapat diatasi melalui operasi lasik ini meliputi mata minus, mata plus, hingga mata silinder. Melalui operasi lasik ini, penggunaan kacamata atau lensa korektif akan berkurang. Operasi lasik tergolong operasi yang baru dalam menangani masalah mata. Banyak juga pasien yang kemudian lebih memilih cara ini untuk menangani kelainan mata mereka.

Operasi LASIK dapat dilakukan untuk penderita gangguan penglihatan sebagai berikut:

  • Rabun jauh (miopia). Ini merupakan kondisi ketika bola mata terlalu panjang atau kornea mata terlalu cembung. Kondisi tersebut menyebabkan bayangan benda terfokus di depan retina, sehingga objek yang terletak jauh tidak akan jelas terlihat. Penyebab seseorang mengalami miopia belum diketahui secara jelas, namun kemungkinan terkait faktor genetik atau faktor lingkungan. Pada penderita miopia, operasi LASIK akan memipihkan kornea mata yang terlalu tebal sehingga fokus cahaya dapat jatuh tepat pada retina.
  • Rabun dekat (hipermetropi). Ini merupakan kondisi ketika bola mata terlalu pendek atau lengkungan kornea terlalu datar. Kondisi tersebut menyebabkan bayangan suatu benda yang seharusnya terfokus pada retina, terfokus di belakang retina sehingga benda-benda yang terletak di dekat mata tidak dapat terlihat jelas. Rabun dekat umumnya terdeteksi sejak dini dan dapat diturunkan secara genetis. Pada penderita hipermetropia, operasi LASIK dilakukan untuk membuat korena mata lebih cembung sehingga fokus cahaya jatuh tepat pada retina.
  • Astigmatisme (mata silinder). Ini merupakan kondisi mata yang terjadi akibat lengkungan kornea dan/atau lensa mata tidak simetris, sehingga bayangan benda yang tertangkap mata tidak dapat terfokus dengan baik. Astigmatisme dapat muncul pada seseorang sejak lahir atau pasca mengalami kecelakaan, pembedahan, atau karena suatu penyakit. Kelainan ini bukan diakibatkan membaca di tempat redup atau menonton televisi terlalu dekat. Operasi LASIK pada penderita astigmatisme akan mengatur bentuk kornea yang tidak simetris menjadi lebih normal dan simetris.

Operasi lasik ini bertujuan untuk mengubah bentuk jaringan transparan pada lapisan mata paling luar. Melalui operasi ini pula, diharapkan cahaya dapat lebih fokus pada retina sehingga penglihatan menjadi lebih baik. Operasi lasik tergolong operasi yang cepat karena paling lama memakan waktu 30 menit. Setelah operasi dilakukan, diharapkan tidak ada lagi kelainan pada retina mata. Setelah operasi dilakukan, dokter akan memberikan tetes mata khusus untuk mengurangi dampak yang timbul setelah operasi. Walaupun operasi ini tergolong operasi paling aman dan paling dicari untuk menangani masalah mata, akan tetapi tetap ada kemungkinan dampak yang timbul setelah operasi.

Dampak Positif Operasi Lasik

Dampak Positif Operasi Lasik

Syarat Operasi Lasik

Prosedur bedah ini tidak dimaksudkan untuk setiap orang dengan kesalahan bias. Jadi itu perlu untuk menilai apakah orang tersebut adalah layak untuk menjalani operasi mata LASIK. Berikut ini adalah beberapa pedoman yang dirumuskan oleh FDA dan American Academy of Ophthalmology.

  • Umur : Dia harus berusia 18 tahun, karena daya penglihatan terus berubah pada remaja. Dalam beberapa kasus, batas usia yang diperbolehkan bisa menjadi 21 tahun. Jarang, operasi ini dilakukan pada remaja.
  • Kehamilan dan Perawatan : Operasi mata LASIK tidak diperbolehkan pada wanita hamil dan menyusui. Hal ini karena kondisi ini mempengaruhi akurasi pengukuran mata tentang pembiasan.
  • Obat Resep : Jika Anda menggunakan obat resep seperti, Accutane, prednison oral, Cardarone, Imitrex, dll, Anda tidak akan diizinkan untuk menjalani operasi mata ini.
  • Kondisi Medis : Seorang calon yang layak untuk menjalankan operasi mata LASIK harus sehat. Dia harus tidak memiliki kondisi medis seperti diabetes, katarak, infeksi mata, herpes, AIDS, keratoconus, gangguan autoimun, seperti rheumatoid arthritis, glaukoma, lupus, dll.
  • Resep Mata Harus Stabil : Jika resep mata Anda terus berubah setiap tahun, Anda bukan calon yang ideal untuk operasi LASIK. Sementara perubahan kecil tidak menjadi masalah, perubahan resep mata yang sering bisa menjadi penghalang bagi mereka yang tertarik dalam operasi ini.

Dampak Positif Operasi Lasik

Operasi lasik terbukti memberikan kepuasan terhadap para pasien mengenai hasilnya dalam penglihatan. Beberapa dampak positif operasi lasik ini antara lain;

  1. Koreksi Penglihatan

Dampak positif operasi lasik ini sangat efektif dalam mengoreksi kesalahan bias seperti, miopia (rabun dekat) dan hyperopia (rabun jauh). Sebagian besar pasien yang telah menjalani operasi puas dengan hasilnya.

  1. Minimal Rasa Sakit

Dampak positif operasi lasik berikutnya adalah minimal rasa sakit. Operasi ini dikaitkan dengan rasa sakit yang minimal dan ketidaknyamanan. Sementara anestesi diberikan dalam bentuk tetes mata, obat-obatan juga dapat digunakan pasien untuk bersantai selama prosedur operasi. Operasi ini tidak melibatkan jahitan.

  1. Satu Kali Bedah

Operasi ini dilakukan hanya satu kali, yang hampir tanpa rasa sakit dan dilakukan dalam hitungan menit. Namun, dengan bertambahnya usia, beberapa orang mungkin masih membutuhkan kacamata baca. Dalam hal itu, mereka mungkin memilih untuk operasi lain untuk perbaikan penglihatan.

  1. Hasil Cepat

Dampak positif operasi lasik yang lain adalah penyembuhan cepat, pemulihan cepat, dan hasil yang baik. Dalam kebanyakan kasus, mata akan kembali stabil dalam beberapa hari. Hasil langsung dapat terlihat pada pasien dengan masalah penglihatan ringan.

  1. Prosedur Rawat Jalan

Operasi mata lasik hanya memakan waktu sekitar 10 sampai 15 menit untuk setiap mata. Prosedur ini dapat dilakukan pada kedua mata pada sesi yang sama, atau pada hari yang berbeda.

  1. Tidak Ada Lagi Kacamata atau Lensa Kontak

Dampak positif operasi lasik ini sangat menguntungkan bagi mereka, yang alergi terhadap lensa kontak dan mereka yang ingin menyingkirkan kacamata. Prosedur ini sangat bermanfaat bagi profesi yang tidak memperbolehkan berkacamata atau memakai lensa kontak. Karena lasernya dituntun oleh sebuah komputer, ia adalah sangat tepat dan hasil-hasilnya adalah sangat akurat. Pada kebanyakan kasus-kasus, suatu perawatan tunggal akan mencapai hasil yang diinginkanbagaimanapun, perbaikan-perbaikan adalah mungkin jika diperlukan, bahkan bertahun-tahun setelah operasi pertama/awal.

Agar operasi lasik berjalan lancar, Anda harus mempersiapkan diri dengan baik, seperti berhenti memakai lensa kontak selama beberapa minggu sebelum operasi, hindari memakai riasan mata sehari sebelum operasi dan pada saat operasi dilakukan, dan terakhir jaga kebersihan area mata Anda.

Dampak Positif Operasi Lasik

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Lasik Mata Gagal, Mungkinkah ?

Lasik Mata Gagal, Mungkinkah ?

 

Lasik Mata Gagal, Mungkinkah ? LASIK adalah singkatan dari Laser-assisted in-situ keratomileusis, operasi mata dengan laser yang tujuannya untuk mengoreksi masalah penglihatan seperti mata minus, plus, silinder, serta mengurangi atau menghilangkan kebutuhan akan kacamata ataupun lensa korektif.

Operasi LASIK mata merupakan suatu prosedur yang paling umum digunakan dalam bedah refraktif. Bedah refraktif itu sendiri merupakan prosedur yang dilakukan untuk mengubah bentuk jaringan transparan berbentuk kubah (kornea) pada lapisan terluar mata. Kornea tidak berwarna (bening) yang menyelimuti bagian hitam pada mata kita.

Hasil yang diinginkan dari operasi LASIK mata adalah agar kornea mampu membiaskan sinar cahaya untuk fokus lebih tepat pada retina, bukan pada beberapa titik di luar retina ataupun sebelum sampai ke retina. Dengan demikian, mata minus, plus ataupun silinder bisa teratasi dan penglihatan akan lebih jelas alias normal kembali.

Lasik Mata Gagal, Mungkinkah ?

Lasik Mata Gagal, Mungkinkah ?

Operasi LASIK dapat dilakukan untuk penderita gangguan penglihatan sebagai berikut:

  • Rabun jauh (miopia). Ini merupakan kondisi ketika bola mata terlalu panjang atau kornea mata terlalu cembung. Kondisi tersebut menyebabkan bayangan benda terfokus di depan retina, sehingga objek yang terletak jauh tidak akan jelas terlihat. Penyebab seseorang mengalami miopia belum diketahui secara jelas, namun kemungkinan terkait faktor genetik atau faktor lingkungan. Pada penderita miopia, operasi LASIK akan memipihkan kornea mata yang terlalu tebal sehingga fokus cahaya dapat jatuh tepat pada retina.
  • Rabun dekat (hipermetropi). Ini merupakan kondisi ketika bola mata terlalu pendek atau lengkungan kornea terlalu datar. Kondisi tersebut menyebabkan bayangan suatu benda yang seharusnya terfokus pada retina, terfokus di belakang retina sehingga benda-benda yang terletak di dekat mata tidak dapat terlihat jelas. Rabun dekat umumnya terdeteksi sejak dini dan dapat diturunkan secara genetis. Pada penderita hipermetropia, operasi LASIK dilakukan untuk membuat korena mata lebih cembung sehingga fokus cahaya jatuh tepat pada retina.
  • Astigmatisme (mata silinder). Ini merupakan kondisi mata yang terjadi akibat lengkungan kornea dan/atau lensa mata tidak simetris, sehingga bayangan benda yang tertangkap mata tidak dapat terfokus dengan baik. Astigmatisme dapat muncul pada seseorang sejak lahir atau pasca mengalami kecelakaan, pembedahan, atau karena suatu penyakit. Kelainan ini bukan diakibatkan membaca di tempat redup atau menonton televisi terlalu dekat. Operasi LASIK pada penderita astigmatisme akan mengatur bentuk kornea yang tidak simetris menjadi lebih normal dan simetris.

Perlu diingat bahwa operasi LASIK tidak dapat memperbaiki gangguan penglihatan mata tua atau presbiopi. Kebanyakan dokter akan menyarankan metode perbaikan penglihatan dengan metode lain sebelum merekomendasikan operasi LASIK. Metode perbaikan penglihatan yang umumnya dilakukan adalah menggunakan kacamata atau kontak lensa.

Syarat Operasi Lasik

Prosedur bedah ini tidak dimaksudkan untuk setiap orang dengan kesalahan bias. Jadi itu perlu untuk menilai apakah orang tersebut adalah layak untuk menjalani operasi mata LASIK. Berikut ini adalah beberapa pedoman yang dirumuskan oleh FDA dan American Academy of Ophthalmology.

  • Umur : Dia harus berusia 18 tahun, karena daya penglihatan terus berubah pada remaja. Dalam beberapa kasus, batas usia yang diperbolehkan bisa menjadi 21 tahun. Jarang, operasi ini dilakukan pada remaja.
  • Kehamilan dan Perawatan : Operasi mata LASIK tidak diperbolehkan pada wanita hamil dan menyusui. Hal ini karena kondisi ini mempengaruhi akurasi pengukuran mata tentang pembiasan.
  • Obat Resep : Jika Anda menggunakan obat resep seperti, Accutane, prednison oral, Cardarone, Imitrex, dll, Anda tidak akan diizinkan untuk menjalani operasi mata ini.
  • Kondisi Medis : Seorang calon yang layak untuk menjalankan operasi mata LASIK harus sehat. Dia harus tidak memiliki kondisi medis seperti diabetes, katarak, infeksi mata, herpes, AIDS, keratoconus, gangguan autoimun, seperti rheumatoid arthritis, glaukoma, lupus, dll.
  • Resep Mata Harus Stabil : Jika resep mata Anda terus berubah setiap tahun, Anda bukan calon yang ideal untuk operasi LASIK. Sementara perubahan kecil tidak menjadi masalah, perubahan resep mata yang sering bisa menjadi penghalang bagi mereka yang tertarik dalam operasi ini.

Apakah Mungkin Lasik Mata Gagal ?

Risiko kegagalan pasti ada dalam setiap prosedur medis yang dilakukan seseorang. Hal ini pun berlaku ketika seseorang menjalani operasi lasik. Menurut salah satu dokter spesialis mata, kemungkinan terjadinya operasi lasik gagal kira-kira 1 banding 100 ribu

Infeksi post-lasik ini, bisa terjadi akibat kebiasaan mengucek-ngucek mata, adanya debu yang masuk ke dalam mata, serta perawatan pasca lasik yang kurang tepat. Selain terjadi infeksi, ada pula ‘kegagalan’ lain yakni si pasien tidak puas dengan hasil operasi. Misalnya penglihatan jadi berasa seperti berbayang atau terasa enggak nyaman. Tapi rata-rata sekitar 96% orang puas dengan hasil operasi lasik.

Sementara itu, kegagalan juga bisa terjadi saat dilakukan operasi atau yang disebut juga dengan komplikasi intraoperasi. Penyebab komplikasi ini misalnya saja flek yang rusak atau lepas. Meski demikian, persentase kemungkinan komplikasi ini kecil sekali, paling banyak 5%.

Dikutip dari Mayo Clinic, jika jaringan di mata terlalu banyak atau terlalu sedikit ‘diangkat’ salah satu risikonya yakni penglihatan menjadi tidak jelas. Kemudian, risiko astigmatisma yaitu objek penglihatan terlihat menyimpang dan kabur juga bisa terjadi jika jaringan mata yang sehat turut ‘diangkat’.

Pasca operasi, Anda juga bisa mengalami kesulitan saat melihat di malam hari. Misalnya, objek terlihat dobel atau sangat berkilau. Selain itu, lasik juga disebut bisa mengurangi produksi air mata sehingga mata mudah kering. Terkait kebiasaan mengucek mata, selain infeksi, mata juga bisa membengkak dan terjadi kelebihan air mata. Lasik Mata Gagal

Lasik Mata Gagal, Mungkinkah ?

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , | Leave a comment

Hal Yang Tidak Boleh Dilakukan Setelah Lasik

Hal Yang Tidak Boleh Dilakukan Setelah Lasik

 

Hal Yang Tidak Boleh Dilakukan Setelah Lasik – Operasi LASIK mungkin sudah tidak asing lagi bagi Anda yang memiliki masalah penglihatan. Di Indonesia, LASIK pertama kali diperkenalkan pada tahun 1997 oleh Jakarta Eye Center. Hingga saat ini ada lebih dari 30.000 prosedur lasik yang telah dilakukan di Indonesia. Namun, apa sebenarnya operasi LASIK? Mari kita mengetahui lebih lanjut berbagai fakta seputar operasi LASIK di bawah ini.

Apa itu operasi LASIK?

LASIK (laser-assisted in situ keratomileusis) adalah prosedur bedah rawat jalan yang digunakan untuk mengobati rabun jauh, rabun dekat, dan astigmatisme. Prosedur LASIK menggunakan sebuah laser yang digunakan untuk membentuk kornea untuk memperbaiki cara mata memfokuskan sinar cahaya ke retina di belakang mata.

Dengan LASIK, dokter mata menciptakan flap (pembukaan lapisan) tipis di kornea, baik menggunakan pisau atau laser. Dokter bedah kemudian melipat kembali flap tersebut, lalu dengan akurat mengangkat sejumlah khusus jaringan kornea yang berada di bawah flap dengan menggunakan laser excimer. Flap ini kemudian dikembalikan ke tempat asalnya.

Bagi orang yang rabun jauh, LASIK digunakan untuk meratakan kornea yang melengkung terlalu tajam. Namun, bagi orang yang memiliki rabun dekat, LASIK digunakan untuk melengkungkan kornea yang terlalu datar. LASIK juga dapat membenarkan kornea yang tidak teratur menjadi normal untuk penderita astigmatisme.

Hal Yang Tidak Boleh Dilakukan Setelah Lasik

Biarpun operasi LASIK berlangsung dalam waktu singkat dan tidak harus rawat inap di klinik mata atau rumah sakit, ada hal yang tidak boleh dilakukan setelah lasik yang harusnya Anda patuhi. Tentunya bila ingin hasil LASIK Anda sempurna. Apa sajakah hal yang tidak boleh dilakukan setelah lasik pantangan tersebut? Yuk simak bahasanya berikut ini.

  1. Larangan keramas, cuci muka pakai sabun, dan berenang

Pada prinsipnya, menggunakan apa pun yang akan masuk ke area mata amat berbahaya pascaoperasi LASIK. Nah, yang berbahaya dari keramas atau berenang adalah air yang akan masuk ke mata, terutama air kolam berenang umum yang biasanya banyak tercemar bakteri. Namun jangan khawatir, larangan keramas ini biasanya hanya untuk beberapa hari saja.

  1. Hindari Debu dan Asap Rokok

Kurangi berada dalam daerah yang berdebu dan berasap rokok, karena hal tersebut akan membuat mata anda infeksi dan membuat mata pedih dan merah yang akan mempengaruhi masa pemulihan dan hasil akan menjadi kurang maksimal.

  1. Mengucek mata

Setelah operasi LASIK, mata Anda akan merasa tak nyaman. Lamanya bervariasi, mulai dari 2 – 3 jam atau terkadang sampai 1 – 2 hari atau bisa juga lebih, tergantung kondisi dari masing-masing pasien. Pasca operasi LASIK, mata Anda akan terasa seperti gatal dan berpasir. Namun mengucek mata apalagi menggaruk tidak diperbolehkan. Dokter akan memberikan Anda obat tetes mata untuk mengatasi mata kering dan gatal pascaoperasi LASIK. Pada prinsipnya, dokter Anda akan menyarankan Anda untuk tidak menyentuh mata untuk alasan apa pun kecuali obat tetes mata.

  1. Penggunaan makeup

Setidaknya 3 hari pasca melakukan prosedur LASIK sebaiknya Anda hindari penggunaan makeup terlebih dahulu. Makeup yang sangat tidak dianjurkan diantaranya seperti lotion wajah, lipstick dan jenis lain yang memang dipakaikan pada wajah Anda. Beberapa dokter akan menganjurkan kapan boleh Anda menggunakan makeup kembali setelah kondisi Anda membaik. Sebaiknya Anda benar-benar memperhatikan pantangan ini karena jika melanggar kemungkinan besar mata Anda malah akan terkena infeksi yang bisa merusak mata Anda.

  1. Melakukan olahraga luar ruangan

Anda juga sebaiknya jangan dulu berolahraga, karena itu akan sangat berisiko pada mata Anda apalagi jika olahraganya diluar ruangan. Mata Anda bisa saja terkena debu atau Anda mendapatkan benturan yang sangat beresiko menyebabkan mata Anda terluka.

  1. Mendapatkan sorotan cahaya yang terlalu berlebihan

Anda juga sebaiknya hindari dulu mendapatkan sorotan cahaya yang terlalu berlebihan ini akan membuat Anda mendapatkan sindrom mata kering. Akan lebih baik sih kalau Anda memanfaatkan kacamata hitam terlelih dahulu untuk melindungi mata Anda. Jika ingin keluar ruangan, gunakanlah kacamata. Anda biasanya diperbolehkan melakukan aktivitas indoor sehari atau dua hari setelah melakukan operasi. Aktivitas umum seperti membaca dan menonton juga biasanya dilakukan sehari atau dua hari pasca operasi.

  1. Melakukan aktivitas dengan tingkat kefokusan yang sangat tinggi

Karena Anda baru saja melakukan operasi pada mata, artinya Anda perlu menghindari beberapa aktivitas yang cukup beresiko, misalnya saja menyetir. Ya, menyetir merupakan salah satu aktivitas yang akan menuntun Anda untuk bisa melihat jalanan dengan benar. Sebaiknya hindari dulu aktivitas ini. Jika Anda mau, selain LASIK, Anda juga bisa melakukan  terapi mata minus alami.

  1. Tidak melakukan kontrol pada dokter setelah operasi

Hal Yang Tidak Boleh Dilakukan Setelah LasikKontrol pada dokter setelah melakukan LASIK sangatlah penting. Jadi, sebaiknya Anda patuhi perintah dokter kapan harus berkunjung kembali untuk memeriksakan mata Anda. Kalau sudah operasi tidak pernah melakukan kontrol bisa saja mata Anda mendapatkan infeksi pasca operasi atau kondisi lainnya yang jika didiamkan dalam waktu lama malah akan membahayakan. Jadi, sebaiknya kontrol dokter, minimal sekali sampai 2 kali saja.

Memang, melakukan prosedur operasi apapun pastinya akan ada pantangan setelahnya, walaupun itu masuk ke dalam operasi ringan. Sebaiknya. Namun, tentunya Anda tidak mau kan mendapatkan operasi yang sangat beresiko seperti LASIK? Makanya, sejak dini sebaiknya Anda menjaga kesehatan mata Anda dengan baik, caranya bisa dengan mengkonsumsi  makanan untuk menjaga kesehatan mata misalnya saja seperti konsumsi wortel dan sayuran lain, dan Anda juga sebaiknya menghindari aktivitas berlebihan di depan komputer atau handphone.

Itulah pembahasan mengenai hal yang tidak noleh dilakukan setelah lasik. Anda benar-benar harus memperhatikan pantangan di atas agar tidak mendapatkan resiko yang menyebabkan kondisi mata Anda mendapatkan gejala lain yang membahayakan. Semoga bermanfaat …

Hal Yang Tidak Boleh Dilakukan Setelah Lasik

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , | Leave a comment

Manfaat Lasik Mata

Manfaat Lasik Mata

 

Manfaat Lasik Mata – LASIK adalah singkatan dari Laser-assisted in-situ keratomileusis, operasi mata dengan laser yang tujuannya untuk mengoreksi masalah penglihatan seperti mata minus, plus, silinder, serta mengurangi atau menghilangkan kebutuhan akan kacamata ataupun lensa korektif.

Operasi LASIK mata merupakan suatu prosedur yang paling umum digunakan dalam bedah refraktif. Bedah refraktif itu sendiri merupakan prosedur yang dilakukan untuk mengubah bentuk jaringan transparan berbentuk kubah (kornea) pada lapisan terluar mata. Kornea tidak berwarna (bening) yang menyelimuti bagian hitam pada mata kita.

Hasil yang diinginkan dari operasi LASIK mata adalah agar kornea mampu membiaskan sinar cahaya untuk fokus lebih tepat pada retina, bukan pada beberapa titik di luar retina

ataupun sebelum sampai ke retina. Dengan demikian, mata minus, plus ataupun silinder bisa teratasi dan penglihatan akan lebih jelas alias normal kembali.

Kegunaan Operasi LASIK

Manfaat Lasik Mata

Manfaat Lasik Mata

Operasi mata LASIK ini dapat menjadi pilihan bagi Anda yang memiliki salah satu masalah penglihatan umum berikut ini:

  • Rabun Jauh (miopia – mata minus). Ketika bola mata sedikit lebih panjang dari normalnya atau ketika kurva kornea terlalu tajam, sehingga cahaya tidak fokus di retina, melainkan di depan retina sehingga mengaburkan penglihatan jarak jauh. Anda akan melihat benda-benda yang dekat lebih jelas, tetapi untuk objek yang lebih jauh akan terlihat buram.
  • Rabun Dekat (hyperopia – mata plus). Kebalikan dari kondisi di atas, rabun dekat terjadi ketika Anda memiliki lebih bola mata pendek dari normal atau kornea yang terlalu datar, cahaya akan berfokus di belakang retina. Hal ini membuat penglihatan dekat dan kadang-kadang penglihatan jauh menjadi kabur.
  • Astigmatisme (Silinder). Ketika kelengkungan kornea atau permukaannya tidak merata, maka yang terjadi adalah mata silinder, yang mengganggu fokus jatuhnya cahaya dekat dan jauh tidak tepat pada retina.

Manfaat Lasik Mata

Manfaat operasi lasik mata adalah untuk mengoreksi kemampuan melihat, berupaya untuk membentuk kembali kornea, bagian depan mata, sehingga cahaya yang masuk melalui kornea dapat terfokus dengan benar ke retina yang terletak di belakang mata. Manfaat lasik mata yang lain adalah sebagai salah satu dari sejumlah teknik bedah yang digunakan untuk membentuk kembali kornea.

Berikut ini akan kami bahas mengenai beberapa manfaat lasik mata. Beberapa Manfaat Lasik Mata tersebut, diantaranya :

  • Mempertajam penglihatan

Penelitian menunjukkan bahwa 95 persen pasien yang melakukan lasik mata mampu memiliki penglihatan setidaknya 20/40 dan 80 persen lainnya mengaku mencapai 20/20 atau bahkan lebih baik.

  • Hasil jangka panjang

Lasik mata memberikan hasil yang memuaskan dan permanen. Pasien tak perlu lagi melakukan pengobatan, operasi lagi, atau menggunakan alat bantu baca untuk melihat lebih baik. Rata-rata hasil ini akan dirasakan setelah tiga bulan pasca operasi.

  • Hasil dan pemulihannya cepat

Pasien dapat memiliki penglihatan kembali normal selama 24 jam pertama asalkan mata tidak terkena debu dan dikucek dengan kasar. Pasien pun bisa kembali bekerja setelah operasi.

  • Tak perlu alat bantu baca

Walaupun biaya lasik mata tergolong mahal, operasi ini cukup menjanjikan. Jika dikalkulasikan, harga operasi lasik mata mungkin bisa setara dengan perawatan dan pembelian kontak lensa atau kacamata seumur hidup. Lasik mata juga membantu menghilangkan ketidaknyamanan penggunaan kacamata atau kontak lensa, sehingga pasien dapat memiliki penglihatan lebih baik.

  • Bebas rasa sakit dan prosedur cepat

Obat tetes anestesi yang diberikan sebelum operasi lasik mata akan membuat pasien terbebas dari rasa sakit, sebelum, selama dan setelah operasi. Dalam waktu kurang dari 15 tahun, pasien akan merasakan perbaikan penglihatan.

Siapa Saja yang Layak Untuk Melakukan Operasi Mata LASIK ?

Prosedur bedah ini tidak dimaksudkan untuk setiap orang dengan kesalahan bias. Jadi itu perlu untuk menilai apakah orang tersebut adalah layak untuk menjalani operasi mata LASIK. Berikut ini adalah beberapa pedoman yang dirumuskan oleh FDA dan American Academy of Ophthalmology.

  • Umur : Dia harus berusia 18 tahun, karena daya penglihatan terus berubah pada remaja. Dalam beberapa kasus, batas usia yang diperbolehkan bisa menjadi 21 tahun. Jarang, operasi ini dilakukan pada remaja.
  • Kehamilan dan Perawatan : Operasi mata LASIK tidak diperbolehkan pada wanita hamil dan menyusui. Hal ini karena kondisi ini mempengaruhi akurasi pengukuran mata tentang pembiasan.
  • Obat Resep : Jika Anda menggunakan obat resep seperti, Accutane, prednison oral, Cardarone, Imitrex, dll, Anda tidak akan diizinkan untuk menjalani operasi mata ini.
  • Kondisi Medis : Seorang calon yang layak untuk menjalankan operasi mata LASIK harus sehat. Dia harus tidak memiliki kondisi medis seperti diabetes, katarak, infeksi mata, herpes, AIDS, keratoconus, gangguan autoimun, seperti rheumatoid arthritis, glaukoma, lupus, dll.
  • Resep Mata Harus Stabil : Jika resep mata Anda terus berubah setiap tahun, Anda bukan calon yang ideal untuk operasi LASIK. Sementara perubahan kecil tidak menjadi masalah, perubahan resep mata yang sering bisa menjadi penghalang bagi mereka yang tertarik dalam operasi ini.

Meskipun operasi lasik disinyalir sebagai prosedur penyembuhan mata minus atau silinder yang paling efektif, namun tetap saja memiliki kekurangan. Selain biaya operasi lasik yang terbilang cukup mahal, efek samping atau bahkan efek terburuk dari operasi lasik juga ada. Salah satunya adalah, perubahan pada kornea mata yang tidak dapat dikembalikan setelah operasi lasik ini karena pada prosedur operasi lasik akan terjadi sedikit perubahan karena dilakukan sayatan yang menghilangkan keadaan alami pada kornea mata. Manfaat Lasik Mata

Manfaat Lasik Mata

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , | Leave a comment

Operasi Lasik Apakah Aman ?

Operasi Lasik Apakah Aman ?

Operasi Lasik Apakah Aman ? Operasi lasik adalah suatu prosedur/tindakan dengan tujuan memperbaiki kelainan refraksi pada mata sehingga setelah dilakukan tindakan ini, penderita kelainan refraksi diharapkan dapat terbebas dari kacamata/lensa kontak. Laser Mata atau Lasik merupakan kepanjangan dari laser in situ keratomileusis itu artinya menggunakan suatu laser dibawah suatu penutup kornea (in situ) untuk merubah bentuk kornea (keratomileusis).

Operasi Lasik Apakah Aman ? Lasik mata ini memakai alat laser yang sangat khusus (excimer laser) yang dibuat untuk merawat refractive error (kesalahan bias), memperbaiki penglihatan, dan mengurangi atau mengeliminasi keperluan kacamata-kacamata atau lensa-lensa kontak. Prosedur Lasik mata ini bertujuan untuk merubah bentuk kornea mata yang merupakan penutup depan yang transparan dari mata. Meskipun excimer laser telah digunakan bertahun-tahun sebelumnya, akan tetapi perkembangan yang mendapatkan penghargaan adalah sekitar tahun 1991 oleh Ioannis Pallikaris dari Yunani.

Operasi Lasik Apakah Aman ?

Operasi Lasik Apakah Aman ?

Kegunaan Operasi LASIK

Operasi mata LASIK ini dapat menjadi pilihan bagi Anda yang memiliki salah satu masalah penglihatan umum berikut ini:

  • Rabun Jauh (miopia – mata minus). Ketika bola mata sedikit lebih panjang dari normalnya atau ketika kurva kornea terlalu tajam, sehingga cahaya tidak fokus di retina, melainkan di depan retina sehingga mengaburkan penglihatan jarak jauh. Anda akan melihat benda-benda yang dekat lebih jelas, tetapi untuk objek yang lebih jauh akan terlihat buram.
  • Rabun Dekat (hyperopia – mata plus). Kebalikan dari kondisi di atas, rabun dekat terjadi ketika Anda memiliki lebih bola mata pendek dari normal atau kornea yang terlalu datar, cahaya akan berfokus di belakang retina. Hal ini membuat penglihatan dekat dan kadang-kadang penglihatan jauh menjadi kabur.
  • Astigmatisme (Silinder). Ketika kelengkungan kornea atau permukaannya tidak merata, maka yang terjadi adalah mata silinder, yang mengganggu fokus jatuhnya cahaya dekat dan jauh tidak tepat pada retina.

Prosedur Kerja Lasik Mata

Selama prosedur LASIK mata, seorang ahli bedah mata yang terlatih pertama menciptakan suatu penutup (flap) kornea yang tepat, tipis dan tergantung menggunakan suatu microkeratome. Ahli bedah kemudian menyingkap penutup untuk menyingkapkan jaringan kornea yang teletak dibawahnya, dan kemudian excimer laser mengablasi (merubah bentuk) kornea dalam suatu pola unik yang telah dispesifikasikan untuk setiap pasien. Penutup (flap) kemudian dengan hati-hati di posisikan kembali pada kornea yang terletak dibawahnya tanpa jahitan-jahitan. Operasi lasik mata kini semakin banyak dipilih sebagai jalan pintas untuk mendapatkan penglihatan tajam oleh penderita mata minus. Namun dibalik dari itu, operasi lasik memliki keuntungan dan kekurangan. Mungkin bagi pembaca yang akan melaksanakan niat untuk melakukan operasi lasik mata ini, alangkah lebih baiknya mengetahui apa kekurangan dan kelebihan operasi lasik mata.

Keunggulan/ Keuntungan Operasi Lasik Mata

Meski keterangan yang diberikan hanya ringkas akan tetapi Operasi Lasik Mata telah dibuktikan aman dan efektif untuk kebanyakan orang-orang. Dengan penyaringan dan pemilihan pasien secara hati-hati, dan yang memiliki harapan-harapan yang layak, dan dalam perawatan dari seorang ahli bedah yang berpengalaman, kebanyakan pasien-pasien akan sangat senang dengan hasil-hasil mereka. Ini adalah beberapa dari keuntungan-keuntungan lain dari Lasik:

  • Lasik mampu untuk mengkoreksi secara akurat kebanyakan tingkatan-tingkatan dari myopia (nearsightedness), hyperopia (farsightedness), dan astigmatism.
  • Prosedurnya cepat, biasanya berlangsung hanya lima sampai 10 menit, dan biasanya tidak sakit.
  • Karena lasernya dituntun oleh sebuah komputer, ia adalah sangat tepat dan hasil-hasilnya adalah sangat akurat.
  • Pada kebanyakan kasus-kasus, suatu perawatan tunggal akan mencapai hasil yang diinginkan; bagaimanapun, perbaikan-perbaikan adalah mungkin jika diperlukan, bahkan bertahun-tahun setelah operasi pertama/awal.

Kerugian Lasik Mata

  • Karena setiap pasien akan sembuh secara sedikit berbeda, hasil-hasil mungkin bervariasi dari pasien ke pasien.
  • Lasik dapat membuat beberapa aspek-aspek penglihatan anda lebih buruk, termasuk penglihatan malam dengan cahaya yang menyilaukan dan lingkaran-lingkaran cahaya.
  • Lasik mungkin membuat gejala-gejala mata kering lebih buruk pada individu-individu tertentu.
  • Pada keadaan-keadaan yang jarang, LASIK dapat membuat penglihatan anda lebih buruk dan tidak dapat dikoreksi dengan kacamata-kacamata atau lensa-lensa kontak reguler (biasa).

Apa Yang akan Saya Rasakan Setelah Bedah Mata LASIK ?

Anda akan merasa mata Anda kering meskipun mata Anda sebenarnya tidak merasa seperti itu. Dokter akan memberikan obat tetes mata untuk mencegah infeksi dan peradangan serta obat tetes mata lainnya untuk menjaga agar mata Anda tetap lembab. Tetes mata ini mungkin dapat menyebabkan rasa “terbakar” sesaat atau menyebabkan penglihatan Anda kabur ketika digunakan. Selalu hanya gunakan tetes mata yang diresepkan oleh dokter Anda.

Penyembuhan setelah operasi mata LASIK biasanya terjadi sangat cepat. Penglihatan mungkin akan buram dan kabur untuk hari pertama, tetapi kebanyakan pasien akan merasakan penglihatan membaik dalam beberapa hari setelah operasi.

Apakah itu berarti operasi mata LASIK benar – benar aman dan tanpa resiko?

Prosedur operasi lasik bisa membawa beberapa resiko yang justru menambah gangguan penglihatan seorang pasien, seperti:

  • Prosedur operasi kurang tepat

Meski sebagian besar pasien operasi LASIK mengaku puas dengan hasil operasi, hal itu tidak terjadi pada semua kasus. Beberapa kasus, khususnya dengan tingkat minus tinggi, membutuhkan operasi lanjutan untuk mempertajam indera penglihatan.

  • Resiko penglihatan tak membaik

Operasi LASIK adalah prosedur yang dilakukan untuk mengatasi gangguan rabun jauh. Namun, hal itu tidak menghindarkan Anda dari gangguan penglihatan yang dipengaruhi faktor usia seperti rabun dekat. Jadi, meski sudah menjalani LASIK, bisa jadi Anda masih harus bergantung pada kacamata.

  • Kebutaan

Alih – alih mengembalikan fungsi mata menjadi normal, operasi LASIK justru bisa mengakibatkan kebutaan. Resiko tersebut mungkin terjadi akibat komplikasi penyakit yang telah diidap pasien, kerusakan alat serta teknik yang salah. Operasi Lasik Apakah Aman ?

Operasi Lasik Apakah Aman ?

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Lasik Untuk Mata Silinder

Lasik Untuk Mata Silinder

 

Lasik Untuk Mata Silinder – Mata Silinder adalah jenis penyakit mata yang disebabkan oleh Kelainan Refleksi Lensa Mata. Dimana lensa mata mempunyai cekungan yang berbeda antara tengah dan pinggir. Efek dari mata Silinder, penderita akan melihat benda seakan akan menjadi dua, karena jatuhnya bayangan benda di retina mata ada 2. Mata Silinder tidak berarti tidak bisa disembuhkan. Teknologi sekarang dengan menggunakan operasi lasik sudah bisa membuat mata silinder menjadi normal kembali.

Operasi lasik untuk mata silinder adalah prosedur pembedahaan yang menggunakan laser untuk mengoreksi penglihatan. Operasi lasik untuk mata silinder bertujuan untuk memperabaiki kesalahan bias, dengan membentuk kembali kornea mata.

Dengan operasi lasik untuk mata silinder, cahaya yang jatuh pada kornea dapat bener-benar fokus pada retina. Berbeda dengan kacamata dan lensa kotak yang diperuntungkan sebagai alat bantu, operasi lasik mata silinder adalah tindakan pembedahan mata, memperbaiki lensa mata dengan bantuan peralatan laser canggih.

Untuk prosedur lasik sendiri hanya memakan waktu 20 menit tanpa proses penjahitan, karena pembedahan menggunakan laser. Pembedahan dilakukan hanya untuk menyayat lapisan kornea, lalu dilakukan penyinaran untuk memperbaiki mata yang rusak, kemudian kornea akan ditutup dan akan menempel dengan sendirinya sehingga operasi lasik tidak menimbulkan bekas luka ataupun jahitan.

Lasik Untuk Mata Silinder

Lasik Untuk Mata Silinder

Operasi lasik untuk mata silinder ini di lakukan dengan pasien dalam keadaan sadar. Hanya saja pasien akan di beri obat untuk membuatnya nyaman dan tidak tegang atau gugup. Lasik untuk mata silinder bisa di lakukan untuk satu mata atau keduanya sekaligus dalam satu sesi prosedur operasi. Ketika prosedur berlangsung, pisau otomatis khusus atau di sebut dengan mikrokeratome di gunakan untuk memotong jaringan mata yang mengganggu di lapisan luar bola mata. Sekarang prosedur ini telah banyak di kenal orang dan menggunakan berbagai jenis laser untuk membentuk kelopak kornea mata. Kelopak ini di letakkan di bagian luar dan laser di gunakan untuk membentuk kembali jaringan kornea yang ada di bagian dalam.

Lasik Untuk Mata Silinder, Apakah Sakit ?

Banyak yang mengira jika lasik mata itu sakit, namun sebetulnya lasik mata tidaklah sakit hanya saja saat masa pemulihan, umumnya pasien akan merasa nyeri atau gatal pada mata dengan intensitas yang berbeda-beda. Karna selama operasi, Anda akan diberikan tetes mata yang digunakan untuk mematirasakan mata. Operasi lasik mata telah dibuktikan aman dan efektif untuk kebanyakan orang-orang. Dengan penyaringan dan pemilihan pasien secara hati-hati, harapan-harapan yang layak, dan dalam perawatan dari seorang ahli bedah yang berpengalaman, kebanyakan pasien akan sangat senang dengan hasil operasi matanya.

Syarat Lasik Untuk Mata Silinder

Untuk menjalankan operasi lasik untuk mata silinder, maka mata anda harus memenuhi beragam kriteria mendasar dan amat penting. Kemudian, apa saja criteria yang harus dipenuhi oleh seorang calon konsumen terhadap operasi lasik untuk mata silinder ? Anda bisa mendapatkan jawabannya berikut ini :

  • Mata anda harus sehat
  • Ketebalan kornea yang cukup
  • Mata yang tidak mengalami kesalahan bias tinggi
  • Umur yang tepat, usia diatas 18 tahun
  • Melepas softlens selama 14 hari atau hard lens selama 30 hari sebelum Lasik mata
  • Tidak sedang hamil/menyusui
  • Tidak ada tekanan mata tinggi
  • Tidak ada infeksi
  • Tidak ada masalah katarak

Kelebihan Lasik Untuk Mata Silinder

Meski keterangan yang diberikan hanya ringkas akan tetapi operasi lasik mata telah dibuktikan aman dan efektif untuk kebanyakan orang-orang. Dengan penyaringan dan pemilihan pasien secara hati-hati, dan yang memiliki harapan-harapan yang layak, dan dalam perawatan dari seorang ahli bedah yang berpengalaman, kebanyakan pasien-pasien akan sangat senang dengan hasil-hasil mereka. Ini adalah beberapa dari keuntungan-keuntungan lain dari operasi lasik untuk mata silinder :

  • Lasik mampu untuk mengkoreksi secara akurat kebanyakan tingkatan-tingkatan dari myopia (nearsightedness), hyperopia (farsightedness), dan astigmatisma.
  • Prosedurnya cepat, biasanya berlangsung hanya lima sampai 10 menit, dan biasanya tidak sakit. Operasi Lasik Untuk Mata Silinder
  • Karena lasernya dituntun oleh sebuah komputer, ia adalah sangat tepat dan hasil-hasilnya adalah sangat akurat. Operasi Lasik Untuk Mata Silinder
  • Pada kebanyakan kasus-kasus, suatu perawatan tunggal akan mencapai hasil yang diinginkan; bagaimanapun, perbaikan-perbaikan adalah mungkin jika diperlukan, bahkan bertahun-tahun setelah operasi pertama/awal.

Efek Samping dan Bahaya Operasi LASIK mata

Seperti halnya operasi lain, operasi LASIK terkadang juga diiringi dengan risiko efek samping atau komplikasi yang tidak sesuai harapan, termasuk:

  • Undercorrections. Jika laser hanya menghilangkan terlalu sedikit jaringan kornea, maka hasilnya penglihatan tidak sejelas yang diharapkan. Undercorrections lebih umum terjadi pada orang-orang dengan rabun jauh.
  • Overcorrections. Ada juga kemungkinan bahwa laser menghilangkan terlalu banyak jaringan kornea. Overcorrections mungkin lebih sulit untuk memperbaiki daripada undercorrections.
  • Penglihatan Kembali Buram. Seiring waktu, mata perlahan-lahan kembali ke keadaan semula sebelum operasi. Hal ini bisa terjadi karena kondisi tertentu, seperti penyembuhan luka abnormal, ketidakseimbangan hormon atau kehamilan.
  • Hilangnya penglihatan atau perubahan. Kehilangan penglihatan akibat komplikasi bedah jarang terjadi. Beberapa orang mungkin tidak melihat setajam atau sejelas seperti sebelumnya.
  • Mata kering. LASIK menyebabkan penurunan sementara dalam produksi air mata. Selama enam bulan pertama atau lebih setelah operasi, mata mungkin terasa kering sampai kondisi benar-benar sembuh. Mata kering dapat mengurangi kualitas penglihatan. Dokter mata biasanya menyarankan obat tetes mata periode tersebut.
  • Masalah Flap. Pada saat mengembalikan (melipat kembali) atau menghapus flap kornea selama operasi dapat menyebabkan komplikasi, termasuk infeksi, kelebihan air mata dan peradangan. Lapisan terluar kornea (epitel) juga dapat tumbuh tidak normal di bawah flap selama proses penyembuhan.

Meskipun operasi ini sangat populer sebagai salah satu prosedur perbaikan penglihatan yang efektif, beberapa individu dapat mengalami efek samping tertentu dan komplikasi. Sehingga disarankan untuk mengevaluasi kelebihan dan kekurangan operasi lasik mata untuk silinder sebelum memilih prosedur ini. Sekian artikel mengenai Lasik Untuk Mata Silinder. Semoga bermanfaat ^^

Lasik Untuk Mata Silinder

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , | Leave a comment

Lasik Mata : Kegunaan, Prosedur dan Efek Samping

Lasik Mata : Kegunaan, Prosedur dan Efek Samping

 

Lasik Mata (laser-assisted in situ keratomileusis) adalah prosedur bedah rawat jalan yang digunakan untuk mengobati rabun jauh, rabun dekat, dan astigmatisme. Prosedur LASIK menggunakan sebuah laser yang digunakan untuk membentuk kornea untuk memperbaiki cara mata memfokuskan sinar cahaya ke retina di belakang mata.

Dengan LASIK, dokter mata menciptakan flap (pembukaan lapisan) tipis di kornea, baik menggunakan pisau atau laser. Dokter bedah kemudian melipat kembali flap tersebut, lalu dengan akurat mengangkat sejumlah khusus jaringan kornea yang berada di bawah flap dengan menggunakan laser excimer. Flap ini kemudian dikembalikan ke tempat asalnya.

Bagi orang yang rabun jauh, LASIK digunakan untuk meratakan kornea yang melengkung terlalu tajam. Namun, bagi orang yang memiliki rabun dekat, LASIK digunakan untuk melengkungkan kornea yang terlalu datar. LASIK juga dapat membenarkan kornea yang tidak teratur menjadi normal untuk penderita astigmatisme.

Operasi Lasik, Apakah Sakit ?

Banyak yang mengira jika lasik mata itu sakit, namun sebetulnya lasik mata tidaklah sakit hanya saja saat masa pemulihan, umumnya pasien akan merasa nyeri atau gatal pada mata dengan intensitas yang berbeda-beda. Karna selama operasi, Anda akan diberikan tetes mata yang digunakan untuk mematirasakan mata. Operasi lasik mata telah dibuktikan aman dan efektif untuk kebanyakan orang-orang. Dengan penyaringan dan pemilihan pasien secara hati-hati, harapan-harapan yang layak, dan dalam perawatan dari seorang ahli bedah yang berpengalaman, kebanyakan pasien akan sangat senang dengan hasil operasi matanya.

Lasik Mata : Kegunaan, Prosedur dan Efek Samping

Lasik Mata : Kegunaan, Prosedur dan Efek Samping

Prosedur Operasi LASIK

LASIK dilakukan saat pasien berbaring di bawah perangkat bedah yang disebut dengan excimer laser pada ruang bedah rawat jalan. Pertama, mata akan diberi beberapa tetes anestesi topikal agar mati rasa. Penahan kelopak mata ditempatkan di antara kelopak mata agar mata terus terbuka dan mencegah pasien untuk berkedip. Sebuah cincin hisap diletakkan pada mata yang terbuka untuk meratakan kornea dan mencegah mata bergerak. Pasien mungkin akan merasakan tekanan dari penahan kelopak mata dan cincin hisap, hal ini mirip dengan jari yang ditekan tegas pada kelopak mata.

Ketika cincin hisap dipasang di mata, pandangan akan meredup atau menjadi gelap. Setelah kornea diratakan, flap pada jaringan kornea diciptakan dengan menggunakan  perangkat microsurgical seperti laser atau pisau bedah. Kemudian flap kornea ini diangkat dan dilipat kembali. Lalu, excimer laser akan mengukur mata sebelum diprogram.

Dokter akan memeriksa bahwa laser tersebut sudah berada pada posisi yang tepat. Setelah laser memotong jaringan kornea, dokter kemudian menempatkan flap kembali dan menghaluskan sisinya. Flap akan menempel pada jaringan kornea dalam 2-5 menit tanpa memerlukan jahitan. Setelah operasi selesai, dokter akan memberikan obat tetes mata dan pelindung mata agar mata terlindungi dari gesekan. Pemulihan penglihatan akan memakan waktu 3-6 bulan setelah operasi.

Syarat Operasi Lasik

Untuk menjalankan operasi lasik untuk mata silinder, maka mata anda harus memenuhi beragam kriteria mendasar dan amat penting. Kemudian, apa saja criteria yang harus dipenuhi oleh seorang calon konsumen terhadap operasi lasik untuk mata silinder ? Anda bisa mendapatkan jawabannya berikut ini :

  • Mata anda harus sehat
  • Ketebalan kornea yang cukup
  • Mata yang tidak mengalami kesalahan bias tinggi
  • Umur yang tepat, usia diatas 18 tahun
  • Melepas softlens selama 14 hari atau hard lens selama 30 hari sebelum Lasik mata
  • Tidak sedang hamil/menyusui
  • Tidak ada tekanan mata tinggi
  • Tidak ada infeksi
  • Tidak ada masalah katarak

Efek Operasi Lasik Mata

Operasi lasik mata dirancang untuk merawat refractive error (kesalahan bias) dan memperbaiki penglihatan, tidak perlu heran, jika setelah melakukan lasik mata minus, kita tak lagi membutuhkan kacamata atau lensa kontak. Namun, apakah itu aman? Apa saja efek lasik mata ? Berikut ini adalah resiko lasik mata antara lain :

  1. Mata Kering

Lasik mata dengan menggunakan laser yang diarahkan ke bagian mata dapat sangat mengancam, terlebih jika terjadi kesalahan. Mata kering menjadi efek paling umum yang terjadi pasca lasik mata apabila kelenjar air mata terpengaruh sorotan laser. Akibatnya, mata kehilangan kemampuan melembabkan alaminya.

  1. Efek Samping Gangguan Melihat

Penglihatan yang bermasalah di malam hari dan seakan terdapat bintik-bintik pada setiap objek, hal itu terjadi akibat kesalahan teknik koreksi kornea yang terjadi selama prosedur berlangsung.

  1. Resiko Kebutaan

Alih-alih memperbaiki daya penglihatan yang menurun akibat minus, Anda justru terpapar resiko yang sangat mengerikan ini adalah salat satu resiko operasi lasik. Anda hanya dapat melakukan lasik apabila level minus mencapai 7 atau lebih. Sementara itu, jika minus Anda belum 7, resiko kebutaan akibat operasi bisa mengancam.

  1. Bulu Mata Tumbuh Di Tempat Tak Seharusnya

Sorotan laser saat lasik mata juga dapat mengakibatkan kerusakan sisi dalam kelopak mata. Sebagai akibatnya, bulu mata bisa tumbuh ke dalam bola mata. Dan gara-gara kondisi itu, Anda bisa jadi harus menjalani prosedur operasi lainnya.

  1. Untuk Beberapa Pasien Rabun Dekat, Hasil Dapat Mengurangi Penglihatan

Jika Anda melihat jauh, tingkat penglihatan membaik setelah operasi yang Anda alami dapat menurun dengan bertambahnya usia. Hal ini dapat terjadi jika Anda mewujudkan pembiasan (sebuah ujian visus dengan lensa sebelum tetes midriatil) adalah sangat berbeda dari cycloplegic Anda pembiasan (sebuah ujian visus dengan lensa setelah tetes dilatasi/pelebaran pupil).

  1. Menderita Gejala Visual Menurun

Beberapa pasien mengeluh silau, lingkaran cahaya, dan atau penglihatan ganda yang dapat secara serius mempengaruhi penglihatan malam hari. Bahkan dengan visus yang baik pada bagan visus, beberapa pasien tidak melihat dan juga dalam situasi kontras yang rendah, seperti pada malam hari atau berkabut, setelah perawatan dibandingkan dengan sebelum pengobatan.

  1. Efek Jangka Panjang Belum Diketahui

Lasik adalah teknologi yang relatif baru. Laser pertama disetujui untuk operasi lasik mata pada tahun 1998. Oleh karena itu, jangka panjang keamanan dan efektivitas operasi lasik mata tidak diketahui.

Semua operasi lasik untuk mengoreksi kemampuan melihat, berupaya untuk membentuk kembali kornea, bagian depan mata, sehingga cahaya yang masuk melalui kornea dapat terfokus dengan benar ke retina yang terletak di belakang mata. Lasik mata minus adalah salah satu dari sejumlah teknik bedah yang digunakan untuk membentuk kembali kornea.

Meskipun operasi lasik sangat populer sebagai salah satu prosedur perbaikan penglihatan yang efektif, beberapa individu dapat mengalami efek samping tertentu dan komplikasi setelah menjalani lasik mata. Semoga bermanfaat…

Lasik Mata : Kegunaan, Prosedur dan Efek Samping

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Perawatan Pasca Lasik

Perawatan Pasca Lasik

Perawatan Pasca Lasik – LASIK berdiri untuk laser in situ keratomileusis, yang berarti menggunakan suatu laser dibawah suatu penutup kornea (in situ) untuk merubah bentuk kornea (keratomileusis). Prosedur ini menggunakan suatu laser yang sangat khusus (excimer laser) yang diciptakan untuk merawat refractive error (kesalahan bias), memperbaiki penglihatan, dan mengurangi atau mengeliminasi keperluan kacamata-kacamata atau lensa-lensa kontak. Prosedur laser ini merubah bentuk kornea, yang adalah penutup depan yang transparan dari mata. Walaupun excimer laser telah digunakan bertahun-tahun sebelumnya, perkembangan dari LASIK umumnya diberikan penghargaan pada Ioannis Pallikaris dari Yunani sekitar tahun 1991.

Operasi lasik mata dilakukan dengan membedah mata, memperbaiki lensa mata dengan bantuan peralatan laser canggih. Operasi lasik mata yang dilakukan hanya memakan waktu sekitar 20 menit dan tanpa proses penjahitan, karena pembedahan dilakukan dengan menggunakan laser. Pembedahan dilakukan untuk menyayat lapisan kornea, lalu dilakukan penyinaran untuk memperbaiki mata yang rusak, kemudian kornea ditutupkan dan akan menempel dengan sendiri tanpa perlu dijahit sehingga operasi lasik tidak menimbulkan bekas luka/jahitan.

Perawatan Pasca Lasik

Perawatan Pasca Lasik

Perawatan Pasca Lasik

Setelah operasi Lasik, pasien biasanya akan diberikan tetes mata untuk mencegah peradangan dan infeksi yang harus digunakan selama beberapa pekan. Pasien harus beristirahat dan harus menggunakan kacamata hitam guna melindungi mata dari sinar yang terang karena ada beberapa pasien yang mengeluhkan silau sesaat setelah operasi LASIK. Penyembuhan setelah operasi Lasik biasanya terjadi sangat cepat, kebanyakan pasien akan merasakan penglihatan membaik dalam beberapa hari setelah operasi.

  • Jauhkan air dari mata yang baru dioperasi. Cuci muka memang menyegarkan, tetapi juga dapat menyebarkan infeksi dan rasa tidak nyaman setelah operasi. Tergantung pada jenis operasi tersebut, periode waktu yang diperlukan agar mata Anda tidak terkena air bervariasi. Contohnya, setelah operasi LASIK, Anda sebaiknya menggunakan kacamata penahan air saat mandi selama sekitar satu minggu. Bicarakan dengan dokter Anda untuk memahami petunjuk yang lebih spesifik.
  • Lindungi mata Anda dari paparan sinar matahari langsung. Setelah operasi, mata tidak dapat beradaptasi terhadap cahaya dengan cepat. Cahaya yang terang akan menimbulkan sensitivitas cahaya yang ekstrem dan rasa sakit. Karena kerentanan ini, lindungi mata Anda dari apa pun yang dapat menyakitinya.
  • Jagalah kondisi tubuh Anda. Untuk menjaga kesehatan dengan baik setelah operasi, konsumsilah makanan yang seimbang yaitu protein tanpa lemak, buah-buahan, sayur-sayuran, biji-bijian, susu, dan jus mentah. Tetaplah terhidrasi untuk mempercepat proses kesembuhan.
  • Gunakan obat tetes mata sesuai petunjuk. Dokter Anda biasanya akan meresepkan satu atau dua macam tetes mata: obat tetes antibakteri dan antiinflamasi. Obat tetes antibakteri melindungi mata dari infeksi, sedangkan obat tetes antiinflamasi mencegah peradangan.
  • Bersihkan mata Anda sesuai petunjuk dokter. Dokter Anda kemungkinan akan menganjurkan Anda untuk membersihkan area sekitar mata sebanyak dua kali sehari. Contohnya, Anda harus merebus air dan mencelupkan kain bersih ke dalam air itu untuk mensterilkannya. Cucilah tangan Anda untuk memastikannya bersih, lalu dengan hati-hati bersihkan bagian atas dan bawah kelopak mata serta bulu mata dengan kain tersebut. Pastikan ujung membersihkan bagian ujung mata Anda.

Pantangan Pasca operasi LASIK

Biarpun operasi LASIK berlangsung dalam waktu singkat dan tidak harus rawat inap di klinik mata atau rumah sakit, ada larangan-larangan pasca operasi yang harusnya Anda patuhi. Tentunya bila ingin hasil LASIK Anda sempurna. Apa sajakah larangan atau pantangan tersebut? Yuk simak bahasanya berikut ini.

  • Larangan mengucek mata

Setelah operasi LASIK, mata Anda akan merasa tak nyaman. Lamanya bervariasi, mulai dari 2 – 3 jam atau terkadang sampai 1 – 2 hari atau bisa juga lebih, tergantung kondisi dari masing-masing pasien. Pasca operasi LASIK, mata Anda akan terasa seperti gatal dan berpasir. Namun mengucek mata apalagi menggaruk tidak diperbolehkan. Dokter akan memberikan Anda obat tetes mata untuk mengatasi mata kering dan gatal pascaoperasi LASIK. Pada prinsipnya, dokter Anda akan menyarankan Anda untuk tidak menyentuh mata untuk alasan apa pun kecuali obat tetes mata.

  • Larangan keramas, cuci muka pakai sabun, dan berenang

Pada prinsipnya, menggunakan apa pun yang akan masuk ke area mata amat berbahaya pascaoperasi LASIK. Nah, yang berbahaya dari keramas atau berenang adalah air yang akan masuk ke mata, terutama air kolam berenang umum yang biasanya banyak tercemar bakteri. Namun jangan khawatir, larangan keramas ini biasanya hanya untuk beberapa hari saja.

  • Larangan mengemudi

Berapa lama larangan mengemudi untuk pasien pasca operasi LASIK? Tentunya tergantung pada waktu penyembuhan mata si pasien itu sendiri. Beberapa pasien baru boleh mengemudi setidaknya dua hari setelah operasi, dan itu pun bukan jarak jauh. Kondisi mata pasca operasi LASIK belum normal seratus persen, bahkan kadang menyebabkan sensitivitas tinggi terhadap cahaya pasca operasi. Banyak pasien yang merasa sangat silau saat melihat cahaya terang. Untuk itu, sangat disarankan untuk memakai kacamata hitam saat berkendara pada siang hari.

  • Larangan penggunaan make up di sekitar mata

Pada dasarnya, setiap make-up sangat tidak dianjurkan dipakai, setidaknya tiga hari sebelum atau sehari setelah operasi. Bahkan ada dokter mata yang menyarankan Anda untuk pantang ber-make-up sampai dua hari setelah operasi LASIK. Mengapa demikian? Hal ini  karena make up yang Anda gunakan dapat menginfeksi mata Anda. Make Up mengandung butiran-butiran halus yang sangat dimungkinkan masuk ke mata kita. Bisa dibayangkan jika ada benda-benda seperti partikel make up tersebut yang masuk ke mata kita, padahal mata kita baru saja menjalani operasi LASIK. Jika itu terjadi, resiko infeksi bisa menghantui kita. Oleh sebab itu, kita harus bersabar untuk tidak memakai make up dulu untuk sementara waktu.

Mengenai kapan Anda baru boleh menggunakan make-up lagi, baiknya dikonsultasikan terlebih dulu dengan dokter mata.

Demikianlah perawatan pasca lasik dan hal-hal yang dilarang setelah operasi LASIK. Semuanya penting untuk dituruti jika Anda ingin mata Anda kembali normal dan jangan lupa untuk kontrol ke dokter mata. Semoga bermanfaat bagi Anda yang akan operasi LASIK.

Perawatan Pasca Lasik

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Syarat Untuk Lasik Mata

Syarat Untuk Lasik Mata

 

Syarat Untuk Lasik Mata – Bagi Anda yang menggunakan alat bantu melihat seperti kacamata atau lensa kontak karena mengalami gangguan penglihatan, tentunya Anda akrab dengan istilah pengobatan mata yaitu operasi lasik. Operasi lasik ini dilakukan dengan prosedur pembentukan lengkung kornea agar penderita mata minus ataupun silinder yang kadarnya diatas rata-rata atau kewajaran dapat melihat dengan cukup baik tanpa harus menggunakan alat bantu melihat.

Prosedur pembedahan dalam operasi lasik yaitu, dilakukan sayatan pada kornea lalu dilakukan penyinaran untuk mengembalikan fungsi penglihatan atau retina yang butuh diperbaiki, setelahnya kornea mata akan ditutup kembali ke areanya dan akan melekat kuat kembali dengan sendirinya tanpa diperlukan jahitan dan menimbulkan luka bekas jahitan. Untuk itu area mata pasca mengalami operasi lasik perlu mendapatkan perhatian lebih intensif mulai dari harus memiliki waktu mengistirahatkan mata selama berapa jam, hingga menghindarinya dari radikal asap atau debu dalam kurun waktu hingga satu bulan.

Syarat Untuk Lasik Mata

Syarat Untuk Lasik Mata

Meskipun operasi lasik disinyalir sebagai prosedur penyembuhan mata minus atau silinder yang paling efektif, namun tetap saja memiliki kekurangan. Selain biaya operasi lasik yang terbilang cukup mahal, efek samping atau bahkan efek terburuk dari operasi lasik juga ada. Salah satunya adalah, perubahan pada kornea mata yang tidak dapat dikembalikan setelah operasi lasik ini karena pada prosedur operasi lasik akan terjadi sedikit perubahan karena dilakukan sayatan yang menghilangkan keadaan alami pada kornea mata.

Kedua, hal ini sangat jarang terjadi namun dengan tidakan lasik maka Anda akan kehilangan penglihatan atau pandangan mata terbaik pada saat menggunakan alat bantu melihat seperti kaca mata atau lensa kontak, yang terakhir adalah resiko paling berbahaya bagi yang memiliki kadar minus diatas 7 atau bahkan lebih, yaitu kebutaan. Untuk itu, sebelum tindakan operasi lasik dilakukan, tentunya harus melakukan pemeriksaan dan pengecekan secara intensif hingga terjamin bahwa bahayanya akan terminimalisir.

Syarat Untuk Lasik Mata

Untuk menjalankan operasi lasik mata, maka mata anda harus memenuhi beragam kriteria mendasar dan amat penting. Kemudian, apa saja syarat untuk lasik mata ? Anda bisa mendapatkan jawabannya berikut ini :

  1. Mata Anda Harus Sehat

Syarat untuk lasik mata adalah mata Anda tentu saja harus mempunyai kondisi yang baik dan sehat. Dalam artian tidak terjadi beragam gangguan seperti mata kering. Jika anda mengalami mata kering terus-menerus, maka Anda tidak dapat menghasilkan cukup air mata untuk menjaga mata tetap terlumasi dan sehat selama operasi lasik mata berlangsung.

  1. Ketebalan Kornea Yang Cukup

Selama operasi ini berlangsung, terdapat laser yang berfungsi memperbaiki bentuk dan secara langsung memberikan kikisan terhadap kornea mata Anda. Tentu saja, untuk berhasil di dalam operasi tersebut, mata anda sudah seharusnya mempunyai ketebalan kornea yang sangat baik dan cocok untuk diterapkan pada operasi lasik.

  1. Mata Yang Tidak Mengalami Kesalahan Bias Tinggi

Jika Anda menderita rabun jauh atau miopi, maka tidaklah direkomendasikan untuk operasi apabila terlalu tinggi. Rabun jauh yang terlalu tinggi, bisa membuat mata Anda mengalami pengikisan kornea yang terlalu banyak sehingga bisa menimbulkan komplikasi gangguan setelah operasi.

  1. Umur Yang Tepat

Prosedur lasik mata tertentu mengharuskan anda untuk memulai operasi pada umur 18 tahun dan yang lain minimal harus 21 tahun, syarat operasi lasik mata. Sedangkan, untuk batasan lasik mata, tidak ada batasan umum mengenai usia. Namun, perlu digarisbawahi bahwa ketika anda mencapai usia 40 tahunan, maka anda mungkin masih memerlukan kacamata dalam rangka meningkatkan penglihatan mata setelah operasi tersebut. Tentu saja, kacamata yang diperlukan tidaklah seperti sebeumnya karena kesalahan bias yang anda miliki sudah diperbaiki.

  1. Harus Melepas Kaca Mata Atau Lensa Kontak

Hal ini bertujuan untuk membiasakan dan menghilangkan ketegangan mata, biasanya penderita mata minus yang melakukan lasik mata minimal harus melepas kacamata atau lensa kontak 3 minggu sebelum melakukan lasik pada mata.

  1. Mengharapkan Hasil Yang Realistis

Sementara sebagian besar hasil operasi ini sangat baik, Anda harus sepenuhnya menyadari efek samping, risiko, dan potensi komplikasi lasik mata sebelum Anda memilih untuk menjalani prosedur. Seorang ahli bedah mata LASIK yang berpengalaman akan memberitahu Anda apakah Anda seorang calon yang baik untuk operasi laser mata, atau jika jenis lain dari bedah refraktif mungkin lebih tepat. Sangat penting untuk memberitahu dokter bedah Anda semua informasi terkait yang berhubungan dengan kesehatan dan riwayat medis untuk memastikan Anda mencapai hasil yang terbaik dalam operasi lasik mata.

  1. Memiliki Penglihatan Yang Stabil

Syarat untuk lasik mata adalah harus memiliki penglihatan yang stabil. Hal ini mungkin bisa dikonsultasikan kepada dokter mata untuk lebih memastikan mata anda stabil atau tidak dalam setahun belakang.

  1. Tidak Sedang Dalam Kondisi Hamil

Syarat untuk lasik mata yaitu tidak sedang dalam kondisi hamil. Ibu hamil biasanya sangat sensitif, dan biasanya lasik mata tidak bisa dilakukan pada ibu hamil.

  1. Tidak Memiliki Penyakit Degeneratif Dan Penyakit Berbahaya Lainnya

Syarat untuk lasik mata yaitu tidak memiliki penyakit degeneratif dan penyakit berbahaya lainnya. Jenis penyakit berbahaya tersebut biasanya adalah penyakit yang sangat erat dengan kekebalan tubuh, seperti diabetes, lupus, AIDS dan lain-lain. Hal ini sangat memiliki resiko tinggi terhadap penderita,dan lain-lain.

Itulah syarat untuk lasik mata. Agar operasi lasik berjalan lancar, Anda harus mempersiapkan diri dengan baik, seperti berhenti memakai lensa kontak selama beberapa minggu sebelum operasi, hindari memakai riasan mata sehari sebelum operasi dan pada saat operasi dilakukan, dan terakhir jaga kebersihan area mata Anda. Semoga bermanfaat^^

Syarat Untuk Lasik Mata

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , | Leave a comment