Lasik Untuk Mata Silinder

Lasik Untuk Mata Silinder

 

Lasik Untuk Mata Silinder – Mata Silinder adalah jenis penyakit mata yang disebabkan oleh Kelainan Refleksi Lensa Mata. Dimana lensa mata mempunyai cekungan yang berbeda antara tengah dan pinggir. Efek dari mata Silinder, penderita akan melihat benda seakan akan menjadi dua, karena jatuhnya bayangan benda di retina mata ada 2. Mata Silinder tidak berarti tidak bisa disembuhkan. Teknologi sekarang dengan menggunakan operasi lasik sudah bisa membuat mata silinder menjadi normal kembali.

Operasi lasik untuk mata silinder adalah prosedur pembedahaan yang menggunakan laser untuk mengoreksi penglihatan. Operasi lasik untuk mata silinder bertujuan untuk memperabaiki kesalahan bias, dengan membentuk kembali kornea mata.

Dengan operasi lasik untuk mata silinder, cahaya yang jatuh pada kornea dapat bener-benar fokus pada retina. Berbeda dengan kacamata dan lensa kotak yang diperuntungkan sebagai alat bantu, operasi lasik mata silinder adalah tindakan pembedahan mata, memperbaiki lensa mata dengan bantuan peralatan laser canggih.

Untuk prosedur lasik sendiri hanya memakan waktu 20 menit tanpa proses penjahitan, karena pembedahan menggunakan laser. Pembedahan dilakukan hanya untuk menyayat lapisan kornea, lalu dilakukan penyinaran untuk memperbaiki mata yang rusak, kemudian kornea akan ditutup dan akan menempel dengan sendirinya sehingga operasi lasik tidak menimbulkan bekas luka ataupun jahitan.

Lasik Untuk Mata Silinder

Lasik Untuk Mata Silinder

Operasi lasik untuk mata silinder ini di lakukan dengan pasien dalam keadaan sadar. Hanya saja pasien akan di beri obat untuk membuatnya nyaman dan tidak tegang atau gugup. Lasik untuk mata silinder bisa di lakukan untuk satu mata atau keduanya sekaligus dalam satu sesi prosedur operasi. Ketika prosedur berlangsung, pisau otomatis khusus atau di sebut dengan mikrokeratome di gunakan untuk memotong jaringan mata yang mengganggu di lapisan luar bola mata. Sekarang prosedur ini telah banyak di kenal orang dan menggunakan berbagai jenis laser untuk membentuk kelopak kornea mata. Kelopak ini di letakkan di bagian luar dan laser di gunakan untuk membentuk kembali jaringan kornea yang ada di bagian dalam.

Lasik Untuk Mata Silinder, Apakah Sakit ?

Banyak yang mengira jika lasik mata itu sakit, namun sebetulnya lasik mata tidaklah sakit hanya saja saat masa pemulihan, umumnya pasien akan merasa nyeri atau gatal pada mata dengan intensitas yang berbeda-beda. Karna selama operasi, Anda akan diberikan tetes mata yang digunakan untuk mematirasakan mata. Operasi lasik mata telah dibuktikan aman dan efektif untuk kebanyakan orang-orang. Dengan penyaringan dan pemilihan pasien secara hati-hati, harapan-harapan yang layak, dan dalam perawatan dari seorang ahli bedah yang berpengalaman, kebanyakan pasien akan sangat senang dengan hasil operasi matanya.

Syarat Lasik Untuk Mata Silinder

Untuk menjalankan operasi lasik untuk mata silinder, maka mata anda harus memenuhi beragam kriteria mendasar dan amat penting. Kemudian, apa saja criteria yang harus dipenuhi oleh seorang calon konsumen terhadap operasi lasik untuk mata silinder ? Anda bisa mendapatkan jawabannya berikut ini :

  • Mata anda harus sehat
  • Ketebalan kornea yang cukup
  • Mata yang tidak mengalami kesalahan bias tinggi
  • Umur yang tepat, usia diatas 18 tahun
  • Melepas softlens selama 14 hari atau hard lens selama 30 hari sebelum Lasik mata
  • Tidak sedang hamil/menyusui
  • Tidak ada tekanan mata tinggi
  • Tidak ada infeksi
  • Tidak ada masalah katarak

Kelebihan Lasik Untuk Mata Silinder

Meski keterangan yang diberikan hanya ringkas akan tetapi operasi lasik mata telah dibuktikan aman dan efektif untuk kebanyakan orang-orang. Dengan penyaringan dan pemilihan pasien secara hati-hati, dan yang memiliki harapan-harapan yang layak, dan dalam perawatan dari seorang ahli bedah yang berpengalaman, kebanyakan pasien-pasien akan sangat senang dengan hasil-hasil mereka. Ini adalah beberapa dari keuntungan-keuntungan lain dari operasi lasik untuk mata silinder :

  • Lasik mampu untuk mengkoreksi secara akurat kebanyakan tingkatan-tingkatan dari myopia (nearsightedness), hyperopia (farsightedness), dan astigmatisma.
  • Prosedurnya cepat, biasanya berlangsung hanya lima sampai 10 menit, dan biasanya tidak sakit. Operasi Lasik Untuk Mata Silinder
  • Karena lasernya dituntun oleh sebuah komputer, ia adalah sangat tepat dan hasil-hasilnya adalah sangat akurat. Operasi Lasik Untuk Mata Silinder
  • Pada kebanyakan kasus-kasus, suatu perawatan tunggal akan mencapai hasil yang diinginkan; bagaimanapun, perbaikan-perbaikan adalah mungkin jika diperlukan, bahkan bertahun-tahun setelah operasi pertama/awal.

Efek Samping dan Bahaya Operasi LASIK mata

Seperti halnya operasi lain, operasi LASIK terkadang juga diiringi dengan risiko efek samping atau komplikasi yang tidak sesuai harapan, termasuk:

  • Undercorrections. Jika laser hanya menghilangkan terlalu sedikit jaringan kornea, maka hasilnya penglihatan tidak sejelas yang diharapkan. Undercorrections lebih umum terjadi pada orang-orang dengan rabun jauh.
  • Overcorrections. Ada juga kemungkinan bahwa laser menghilangkan terlalu banyak jaringan kornea. Overcorrections mungkin lebih sulit untuk memperbaiki daripada undercorrections.
  • Penglihatan Kembali Buram. Seiring waktu, mata perlahan-lahan kembali ke keadaan semula sebelum operasi. Hal ini bisa terjadi karena kondisi tertentu, seperti penyembuhan luka abnormal, ketidakseimbangan hormon atau kehamilan.
  • Hilangnya penglihatan atau perubahan. Kehilangan penglihatan akibat komplikasi bedah jarang terjadi. Beberapa orang mungkin tidak melihat setajam atau sejelas seperti sebelumnya.
  • Mata kering. LASIK menyebabkan penurunan sementara dalam produksi air mata. Selama enam bulan pertama atau lebih setelah operasi, mata mungkin terasa kering sampai kondisi benar-benar sembuh. Mata kering dapat mengurangi kualitas penglihatan. Dokter mata biasanya menyarankan obat tetes mata periode tersebut.
  • Masalah Flap. Pada saat mengembalikan (melipat kembali) atau menghapus flap kornea selama operasi dapat menyebabkan komplikasi, termasuk infeksi, kelebihan air mata dan peradangan. Lapisan terluar kornea (epitel) juga dapat tumbuh tidak normal di bawah flap selama proses penyembuhan.

Meskipun operasi ini sangat populer sebagai salah satu prosedur perbaikan penglihatan yang efektif, beberapa individu dapat mengalami efek samping tertentu dan komplikasi. Sehingga disarankan untuk mengevaluasi kelebihan dan kekurangan operasi lasik mata untuk silinder sebelum memilih prosedur ini. Sekian artikel mengenai Lasik Untuk Mata Silinder. Semoga bermanfaat ^^

Lasik Untuk Mata Silinder

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , | Leave a comment

Lasik Mata : Kegunaan, Prosedur dan Efek Samping

Lasik Mata : Kegunaan, Prosedur dan Efek Samping

 

Lasik Mata (laser-assisted in situ keratomileusis) adalah prosedur bedah rawat jalan yang digunakan untuk mengobati rabun jauh, rabun dekat, dan astigmatisme. Prosedur LASIK menggunakan sebuah laser yang digunakan untuk membentuk kornea untuk memperbaiki cara mata memfokuskan sinar cahaya ke retina di belakang mata.

Dengan LASIK, dokter mata menciptakan flap (pembukaan lapisan) tipis di kornea, baik menggunakan pisau atau laser. Dokter bedah kemudian melipat kembali flap tersebut, lalu dengan akurat mengangkat sejumlah khusus jaringan kornea yang berada di bawah flap dengan menggunakan laser excimer. Flap ini kemudian dikembalikan ke tempat asalnya.

Bagi orang yang rabun jauh, LASIK digunakan untuk meratakan kornea yang melengkung terlalu tajam. Namun, bagi orang yang memiliki rabun dekat, LASIK digunakan untuk melengkungkan kornea yang terlalu datar. LASIK juga dapat membenarkan kornea yang tidak teratur menjadi normal untuk penderita astigmatisme.

Operasi Lasik, Apakah Sakit ?

Banyak yang mengira jika lasik mata itu sakit, namun sebetulnya lasik mata tidaklah sakit hanya saja saat masa pemulihan, umumnya pasien akan merasa nyeri atau gatal pada mata dengan intensitas yang berbeda-beda. Karna selama operasi, Anda akan diberikan tetes mata yang digunakan untuk mematirasakan mata. Operasi lasik mata telah dibuktikan aman dan efektif untuk kebanyakan orang-orang. Dengan penyaringan dan pemilihan pasien secara hati-hati, harapan-harapan yang layak, dan dalam perawatan dari seorang ahli bedah yang berpengalaman, kebanyakan pasien akan sangat senang dengan hasil operasi matanya.

Lasik Mata : Kegunaan, Prosedur dan Efek Samping

Lasik Mata : Kegunaan, Prosedur dan Efek Samping

Prosedur Operasi LASIK

LASIK dilakukan saat pasien berbaring di bawah perangkat bedah yang disebut dengan excimer laser pada ruang bedah rawat jalan. Pertama, mata akan diberi beberapa tetes anestesi topikal agar mati rasa. Penahan kelopak mata ditempatkan di antara kelopak mata agar mata terus terbuka dan mencegah pasien untuk berkedip. Sebuah cincin hisap diletakkan pada mata yang terbuka untuk meratakan kornea dan mencegah mata bergerak. Pasien mungkin akan merasakan tekanan dari penahan kelopak mata dan cincin hisap, hal ini mirip dengan jari yang ditekan tegas pada kelopak mata.

Ketika cincin hisap dipasang di mata, pandangan akan meredup atau menjadi gelap. Setelah kornea diratakan, flap pada jaringan kornea diciptakan dengan menggunakan  perangkat microsurgical seperti laser atau pisau bedah. Kemudian flap kornea ini diangkat dan dilipat kembali. Lalu, excimer laser akan mengukur mata sebelum diprogram.

Dokter akan memeriksa bahwa laser tersebut sudah berada pada posisi yang tepat. Setelah laser memotong jaringan kornea, dokter kemudian menempatkan flap kembali dan menghaluskan sisinya. Flap akan menempel pada jaringan kornea dalam 2-5 menit tanpa memerlukan jahitan. Setelah operasi selesai, dokter akan memberikan obat tetes mata dan pelindung mata agar mata terlindungi dari gesekan. Pemulihan penglihatan akan memakan waktu 3-6 bulan setelah operasi.

Syarat Operasi Lasik

Untuk menjalankan operasi lasik untuk mata silinder, maka mata anda harus memenuhi beragam kriteria mendasar dan amat penting. Kemudian, apa saja criteria yang harus dipenuhi oleh seorang calon konsumen terhadap operasi lasik untuk mata silinder ? Anda bisa mendapatkan jawabannya berikut ini :

  • Mata anda harus sehat
  • Ketebalan kornea yang cukup
  • Mata yang tidak mengalami kesalahan bias tinggi
  • Umur yang tepat, usia diatas 18 tahun
  • Melepas softlens selama 14 hari atau hard lens selama 30 hari sebelum Lasik mata
  • Tidak sedang hamil/menyusui
  • Tidak ada tekanan mata tinggi
  • Tidak ada infeksi
  • Tidak ada masalah katarak

Efek Operasi Lasik Mata

Operasi lasik mata dirancang untuk merawat refractive error (kesalahan bias) dan memperbaiki penglihatan, tidak perlu heran, jika setelah melakukan lasik mata minus, kita tak lagi membutuhkan kacamata atau lensa kontak. Namun, apakah itu aman? Apa saja efek lasik mata ? Berikut ini adalah resiko lasik mata antara lain :

  1. Mata Kering

Lasik mata dengan menggunakan laser yang diarahkan ke bagian mata dapat sangat mengancam, terlebih jika terjadi kesalahan. Mata kering menjadi efek paling umum yang terjadi pasca lasik mata apabila kelenjar air mata terpengaruh sorotan laser. Akibatnya, mata kehilangan kemampuan melembabkan alaminya.

  1. Efek Samping Gangguan Melihat

Penglihatan yang bermasalah di malam hari dan seakan terdapat bintik-bintik pada setiap objek, hal itu terjadi akibat kesalahan teknik koreksi kornea yang terjadi selama prosedur berlangsung.

  1. Resiko Kebutaan

Alih-alih memperbaiki daya penglihatan yang menurun akibat minus, Anda justru terpapar resiko yang sangat mengerikan ini adalah salat satu resiko operasi lasik. Anda hanya dapat melakukan lasik apabila level minus mencapai 7 atau lebih. Sementara itu, jika minus Anda belum 7, resiko kebutaan akibat operasi bisa mengancam.

  1. Bulu Mata Tumbuh Di Tempat Tak Seharusnya

Sorotan laser saat lasik mata juga dapat mengakibatkan kerusakan sisi dalam kelopak mata. Sebagai akibatnya, bulu mata bisa tumbuh ke dalam bola mata. Dan gara-gara kondisi itu, Anda bisa jadi harus menjalani prosedur operasi lainnya.

  1. Untuk Beberapa Pasien Rabun Dekat, Hasil Dapat Mengurangi Penglihatan

Jika Anda melihat jauh, tingkat penglihatan membaik setelah operasi yang Anda alami dapat menurun dengan bertambahnya usia. Hal ini dapat terjadi jika Anda mewujudkan pembiasan (sebuah ujian visus dengan lensa sebelum tetes midriatil) adalah sangat berbeda dari cycloplegic Anda pembiasan (sebuah ujian visus dengan lensa setelah tetes dilatasi/pelebaran pupil).

  1. Menderita Gejala Visual Menurun

Beberapa pasien mengeluh silau, lingkaran cahaya, dan atau penglihatan ganda yang dapat secara serius mempengaruhi penglihatan malam hari. Bahkan dengan visus yang baik pada bagan visus, beberapa pasien tidak melihat dan juga dalam situasi kontras yang rendah, seperti pada malam hari atau berkabut, setelah perawatan dibandingkan dengan sebelum pengobatan.

  1. Efek Jangka Panjang Belum Diketahui

Lasik adalah teknologi yang relatif baru. Laser pertama disetujui untuk operasi lasik mata pada tahun 1998. Oleh karena itu, jangka panjang keamanan dan efektivitas operasi lasik mata tidak diketahui.

Semua operasi lasik untuk mengoreksi kemampuan melihat, berupaya untuk membentuk kembali kornea, bagian depan mata, sehingga cahaya yang masuk melalui kornea dapat terfokus dengan benar ke retina yang terletak di belakang mata. Lasik mata minus adalah salah satu dari sejumlah teknik bedah yang digunakan untuk membentuk kembali kornea.

Meskipun operasi lasik sangat populer sebagai salah satu prosedur perbaikan penglihatan yang efektif, beberapa individu dapat mengalami efek samping tertentu dan komplikasi setelah menjalani lasik mata. Semoga bermanfaat…

Lasik Mata : Kegunaan, Prosedur dan Efek Samping

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Perawatan Pasca Lasik

Perawatan Pasca Lasik

Perawatan Pasca Lasik – LASIK berdiri untuk laser in situ keratomileusis, yang berarti menggunakan suatu laser dibawah suatu penutup kornea (in situ) untuk merubah bentuk kornea (keratomileusis). Prosedur ini menggunakan suatu laser yang sangat khusus (excimer laser) yang diciptakan untuk merawat refractive error (kesalahan bias), memperbaiki penglihatan, dan mengurangi atau mengeliminasi keperluan kacamata-kacamata atau lensa-lensa kontak. Prosedur laser ini merubah bentuk kornea, yang adalah penutup depan yang transparan dari mata. Walaupun excimer laser telah digunakan bertahun-tahun sebelumnya, perkembangan dari LASIK umumnya diberikan penghargaan pada Ioannis Pallikaris dari Yunani sekitar tahun 1991.

Operasi lasik mata dilakukan dengan membedah mata, memperbaiki lensa mata dengan bantuan peralatan laser canggih. Operasi lasik mata yang dilakukan hanya memakan waktu sekitar 20 menit dan tanpa proses penjahitan, karena pembedahan dilakukan dengan menggunakan laser. Pembedahan dilakukan untuk menyayat lapisan kornea, lalu dilakukan penyinaran untuk memperbaiki mata yang rusak, kemudian kornea ditutupkan dan akan menempel dengan sendiri tanpa perlu dijahit sehingga operasi lasik tidak menimbulkan bekas luka/jahitan.

Perawatan Pasca Lasik

Perawatan Pasca Lasik

Perawatan Pasca Lasik

Setelah operasi Lasik, pasien biasanya akan diberikan tetes mata untuk mencegah peradangan dan infeksi yang harus digunakan selama beberapa pekan. Pasien harus beristirahat dan harus menggunakan kacamata hitam guna melindungi mata dari sinar yang terang karena ada beberapa pasien yang mengeluhkan silau sesaat setelah operasi LASIK. Penyembuhan setelah operasi Lasik biasanya terjadi sangat cepat, kebanyakan pasien akan merasakan penglihatan membaik dalam beberapa hari setelah operasi.

  • Jauhkan air dari mata yang baru dioperasi. Cuci muka memang menyegarkan, tetapi juga dapat menyebarkan infeksi dan rasa tidak nyaman setelah operasi. Tergantung pada jenis operasi tersebut, periode waktu yang diperlukan agar mata Anda tidak terkena air bervariasi. Contohnya, setelah operasi LASIK, Anda sebaiknya menggunakan kacamata penahan air saat mandi selama sekitar satu minggu. Bicarakan dengan dokter Anda untuk memahami petunjuk yang lebih spesifik.
  • Lindungi mata Anda dari paparan sinar matahari langsung. Setelah operasi, mata tidak dapat beradaptasi terhadap cahaya dengan cepat. Cahaya yang terang akan menimbulkan sensitivitas cahaya yang ekstrem dan rasa sakit. Karena kerentanan ini, lindungi mata Anda dari apa pun yang dapat menyakitinya.
  • Jagalah kondisi tubuh Anda. Untuk menjaga kesehatan dengan baik setelah operasi, konsumsilah makanan yang seimbang yaitu protein tanpa lemak, buah-buahan, sayur-sayuran, biji-bijian, susu, dan jus mentah. Tetaplah terhidrasi untuk mempercepat proses kesembuhan.
  • Gunakan obat tetes mata sesuai petunjuk. Dokter Anda biasanya akan meresepkan satu atau dua macam tetes mata: obat tetes antibakteri dan antiinflamasi. Obat tetes antibakteri melindungi mata dari infeksi, sedangkan obat tetes antiinflamasi mencegah peradangan.
  • Bersihkan mata Anda sesuai petunjuk dokter. Dokter Anda kemungkinan akan menganjurkan Anda untuk membersihkan area sekitar mata sebanyak dua kali sehari. Contohnya, Anda harus merebus air dan mencelupkan kain bersih ke dalam air itu untuk mensterilkannya. Cucilah tangan Anda untuk memastikannya bersih, lalu dengan hati-hati bersihkan bagian atas dan bawah kelopak mata serta bulu mata dengan kain tersebut. Pastikan ujung membersihkan bagian ujung mata Anda.

Pantangan Pasca operasi LASIK

Biarpun operasi LASIK berlangsung dalam waktu singkat dan tidak harus rawat inap di klinik mata atau rumah sakit, ada larangan-larangan pasca operasi yang harusnya Anda patuhi. Tentunya bila ingin hasil LASIK Anda sempurna. Apa sajakah larangan atau pantangan tersebut? Yuk simak bahasanya berikut ini.

  • Larangan mengucek mata

Setelah operasi LASIK, mata Anda akan merasa tak nyaman. Lamanya bervariasi, mulai dari 2 – 3 jam atau terkadang sampai 1 – 2 hari atau bisa juga lebih, tergantung kondisi dari masing-masing pasien. Pasca operasi LASIK, mata Anda akan terasa seperti gatal dan berpasir. Namun mengucek mata apalagi menggaruk tidak diperbolehkan. Dokter akan memberikan Anda obat tetes mata untuk mengatasi mata kering dan gatal pascaoperasi LASIK. Pada prinsipnya, dokter Anda akan menyarankan Anda untuk tidak menyentuh mata untuk alasan apa pun kecuali obat tetes mata.

  • Larangan keramas, cuci muka pakai sabun, dan berenang

Pada prinsipnya, menggunakan apa pun yang akan masuk ke area mata amat berbahaya pascaoperasi LASIK. Nah, yang berbahaya dari keramas atau berenang adalah air yang akan masuk ke mata, terutama air kolam berenang umum yang biasanya banyak tercemar bakteri. Namun jangan khawatir, larangan keramas ini biasanya hanya untuk beberapa hari saja.

  • Larangan mengemudi

Berapa lama larangan mengemudi untuk pasien pasca operasi LASIK? Tentunya tergantung pada waktu penyembuhan mata si pasien itu sendiri. Beberapa pasien baru boleh mengemudi setidaknya dua hari setelah operasi, dan itu pun bukan jarak jauh. Kondisi mata pasca operasi LASIK belum normal seratus persen, bahkan kadang menyebabkan sensitivitas tinggi terhadap cahaya pasca operasi. Banyak pasien yang merasa sangat silau saat melihat cahaya terang. Untuk itu, sangat disarankan untuk memakai kacamata hitam saat berkendara pada siang hari.

  • Larangan penggunaan make up di sekitar mata

Pada dasarnya, setiap make-up sangat tidak dianjurkan dipakai, setidaknya tiga hari sebelum atau sehari setelah operasi. Bahkan ada dokter mata yang menyarankan Anda untuk pantang ber-make-up sampai dua hari setelah operasi LASIK. Mengapa demikian? Hal ini  karena make up yang Anda gunakan dapat menginfeksi mata Anda. Make Up mengandung butiran-butiran halus yang sangat dimungkinkan masuk ke mata kita. Bisa dibayangkan jika ada benda-benda seperti partikel make up tersebut yang masuk ke mata kita, padahal mata kita baru saja menjalani operasi LASIK. Jika itu terjadi, resiko infeksi bisa menghantui kita. Oleh sebab itu, kita harus bersabar untuk tidak memakai make up dulu untuk sementara waktu.

Mengenai kapan Anda baru boleh menggunakan make-up lagi, baiknya dikonsultasikan terlebih dulu dengan dokter mata.

Demikianlah perawatan pasca lasik dan hal-hal yang dilarang setelah operasi LASIK. Semuanya penting untuk dituruti jika Anda ingin mata Anda kembali normal dan jangan lupa untuk kontrol ke dokter mata. Semoga bermanfaat bagi Anda yang akan operasi LASIK.

Perawatan Pasca Lasik

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Syarat Untuk Lasik Mata

Syarat Untuk Lasik Mata

 

Syarat Untuk Lasik Mata – Bagi Anda yang menggunakan alat bantu melihat seperti kacamata atau lensa kontak karena mengalami gangguan penglihatan, tentunya Anda akrab dengan istilah pengobatan mata yaitu operasi lasik. Operasi lasik ini dilakukan dengan prosedur pembentukan lengkung kornea agar penderita mata minus ataupun silinder yang kadarnya diatas rata-rata atau kewajaran dapat melihat dengan cukup baik tanpa harus menggunakan alat bantu melihat.

Prosedur pembedahan dalam operasi lasik yaitu, dilakukan sayatan pada kornea lalu dilakukan penyinaran untuk mengembalikan fungsi penglihatan atau retina yang butuh diperbaiki, setelahnya kornea mata akan ditutup kembali ke areanya dan akan melekat kuat kembali dengan sendirinya tanpa diperlukan jahitan dan menimbulkan luka bekas jahitan. Untuk itu area mata pasca mengalami operasi lasik perlu mendapatkan perhatian lebih intensif mulai dari harus memiliki waktu mengistirahatkan mata selama berapa jam, hingga menghindarinya dari radikal asap atau debu dalam kurun waktu hingga satu bulan.

Syarat Untuk Lasik Mata

Syarat Untuk Lasik Mata

Meskipun operasi lasik disinyalir sebagai prosedur penyembuhan mata minus atau silinder yang paling efektif, namun tetap saja memiliki kekurangan. Selain biaya operasi lasik yang terbilang cukup mahal, efek samping atau bahkan efek terburuk dari operasi lasik juga ada. Salah satunya adalah, perubahan pada kornea mata yang tidak dapat dikembalikan setelah operasi lasik ini karena pada prosedur operasi lasik akan terjadi sedikit perubahan karena dilakukan sayatan yang menghilangkan keadaan alami pada kornea mata.

Kedua, hal ini sangat jarang terjadi namun dengan tidakan lasik maka Anda akan kehilangan penglihatan atau pandangan mata terbaik pada saat menggunakan alat bantu melihat seperti kaca mata atau lensa kontak, yang terakhir adalah resiko paling berbahaya bagi yang memiliki kadar minus diatas 7 atau bahkan lebih, yaitu kebutaan. Untuk itu, sebelum tindakan operasi lasik dilakukan, tentunya harus melakukan pemeriksaan dan pengecekan secara intensif hingga terjamin bahwa bahayanya akan terminimalisir.

Syarat Untuk Lasik Mata

Untuk menjalankan operasi lasik mata, maka mata anda harus memenuhi beragam kriteria mendasar dan amat penting. Kemudian, apa saja syarat untuk lasik mata ? Anda bisa mendapatkan jawabannya berikut ini :

  1. Mata Anda Harus Sehat

Syarat untuk lasik mata adalah mata Anda tentu saja harus mempunyai kondisi yang baik dan sehat. Dalam artian tidak terjadi beragam gangguan seperti mata kering. Jika anda mengalami mata kering terus-menerus, maka Anda tidak dapat menghasilkan cukup air mata untuk menjaga mata tetap terlumasi dan sehat selama operasi lasik mata berlangsung.

  1. Ketebalan Kornea Yang Cukup

Selama operasi ini berlangsung, terdapat laser yang berfungsi memperbaiki bentuk dan secara langsung memberikan kikisan terhadap kornea mata Anda. Tentu saja, untuk berhasil di dalam operasi tersebut, mata anda sudah seharusnya mempunyai ketebalan kornea yang sangat baik dan cocok untuk diterapkan pada operasi lasik.

  1. Mata Yang Tidak Mengalami Kesalahan Bias Tinggi

Jika Anda menderita rabun jauh atau miopi, maka tidaklah direkomendasikan untuk operasi apabila terlalu tinggi. Rabun jauh yang terlalu tinggi, bisa membuat mata Anda mengalami pengikisan kornea yang terlalu banyak sehingga bisa menimbulkan komplikasi gangguan setelah operasi.

  1. Umur Yang Tepat

Prosedur lasik mata tertentu mengharuskan anda untuk memulai operasi pada umur 18 tahun dan yang lain minimal harus 21 tahun, syarat operasi lasik mata. Sedangkan, untuk batasan lasik mata, tidak ada batasan umum mengenai usia. Namun, perlu digarisbawahi bahwa ketika anda mencapai usia 40 tahunan, maka anda mungkin masih memerlukan kacamata dalam rangka meningkatkan penglihatan mata setelah operasi tersebut. Tentu saja, kacamata yang diperlukan tidaklah seperti sebeumnya karena kesalahan bias yang anda miliki sudah diperbaiki.

  1. Harus Melepas Kaca Mata Atau Lensa Kontak

Hal ini bertujuan untuk membiasakan dan menghilangkan ketegangan mata, biasanya penderita mata minus yang melakukan lasik mata minimal harus melepas kacamata atau lensa kontak 3 minggu sebelum melakukan lasik pada mata.

  1. Mengharapkan Hasil Yang Realistis

Sementara sebagian besar hasil operasi ini sangat baik, Anda harus sepenuhnya menyadari efek samping, risiko, dan potensi komplikasi lasik mata sebelum Anda memilih untuk menjalani prosedur. Seorang ahli bedah mata LASIK yang berpengalaman akan memberitahu Anda apakah Anda seorang calon yang baik untuk operasi laser mata, atau jika jenis lain dari bedah refraktif mungkin lebih tepat. Sangat penting untuk memberitahu dokter bedah Anda semua informasi terkait yang berhubungan dengan kesehatan dan riwayat medis untuk memastikan Anda mencapai hasil yang terbaik dalam operasi lasik mata.

  1. Memiliki Penglihatan Yang Stabil

Syarat untuk lasik mata adalah harus memiliki penglihatan yang stabil. Hal ini mungkin bisa dikonsultasikan kepada dokter mata untuk lebih memastikan mata anda stabil atau tidak dalam setahun belakang.

  1. Tidak Sedang Dalam Kondisi Hamil

Syarat untuk lasik mata yaitu tidak sedang dalam kondisi hamil. Ibu hamil biasanya sangat sensitif, dan biasanya lasik mata tidak bisa dilakukan pada ibu hamil.

  1. Tidak Memiliki Penyakit Degeneratif Dan Penyakit Berbahaya Lainnya

Syarat untuk lasik mata yaitu tidak memiliki penyakit degeneratif dan penyakit berbahaya lainnya. Jenis penyakit berbahaya tersebut biasanya adalah penyakit yang sangat erat dengan kekebalan tubuh, seperti diabetes, lupus, AIDS dan lain-lain. Hal ini sangat memiliki resiko tinggi terhadap penderita,dan lain-lain.

Itulah syarat untuk lasik mata. Agar operasi lasik berjalan lancar, Anda harus mempersiapkan diri dengan baik, seperti berhenti memakai lensa kontak selama beberapa minggu sebelum operasi, hindari memakai riasan mata sehari sebelum operasi dan pada saat operasi dilakukan, dan terakhir jaga kebersihan area mata Anda. Semoga bermanfaat^^

Syarat Untuk Lasik Mata

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , | Leave a comment

Operasi Lasik Dengan BPJS

Operasi Lasik Dengan BPJS

 

Operasi Lasik Dengan BPJS – LASIK adalah singkatan dari Laser-assisted in-situ keratomileusis, operasi mata dengan laser yang tujuannya untuk mengoreksi masalah penglihatan seperti mata minus, plus, silinder, serta mengurangi atau menghilangkan kebutuhan akan kacamata ataupun lensa korektif.

Operasi Lasik Dengan BPJS

Operasi Lasik Dengan BPJS

Operasi LASIK mata merupakan suatu prosedur yang paling umum digunakan dalam bedah refraktif. Bedah refraktif itu sendiri merupakan prosedur yang dilakukan untuk mengubah bentuk jaringan transparan berbentuk kubah (kornea) pada lapisan terluar mata. Kornea tidak berwarna (bening) yang menyelimuti bagian hitam pada mata kita.

Operasi Lasik Dengan BPJS – Hasil yang diinginkan dari operasi LASIK mata adalah agar kornea mampu membiaskan sinar cahaya untuk fokus lebih tepat pada retina, bukan pada beberapa titik di luar retina ataupun sebelum sampai ke retina. Dengan demikian, mata minus, plus ataupun silinder bisa teratasi dan penglihatan akan lebih jelas alias normal kembali.

Operasi LASIK dapat dilakukan untuk penderita gangguan penglihatan sebagai berikut:

  • Rabun jauh (miopia). Ini merupakan kondisi ketika bola mata terlalu panjang atau kornea mata terlalu cembung. Kondisi tersebut menyebabkan bayangan benda terfokus di depan retina, sehingga objek yang terletak jauh tidak akan jelas terlihat. Penyebab seseorang mengalami miopia belum diketahui secara jelas, namun kemungkinan terkait faktor genetik atau faktor lingkungan. Pada penderita miopia, operasi LASIK akan memipihkan kornea mata yang terlalu tebal sehingga fokus cahaya dapat jatuh tepat pada retina.
  • Rabun dekat (hipermetropi). Ini merupakan kondisi ketika bola mata terlalu pendek atau lengkungan kornea terlalu datar. Kondisi tersebut menyebabkan bayangan suatu benda yang seharusnya terfokus pada retina, terfokus di belakang retina sehingga benda-benda yang terletak di dekat mata tidak dapat terlihat jelas. Rabun dekat umumnya terdeteksi sejak dini dan dapat diturunkan secara genetis. Pada penderita hipermetropia, operasi LASIK dilakukan untuk membuat korena mata lebih cembung sehingga fokus cahaya jatuh tepat pada retina.
  • Astigmatisme. Ini merupakan kondisi mata yang terjadi akibat lengkungan kornea dan/atau lensa mata tidak simetris, sehingga bayangan benda yang tertangkap mata tidak dapat terfokus dengan baik. Astigmatisme dapat muncul pada seseorang sejak lahir atau pasca mengalami kecelakaan, pembedahan, atau karena suatu penyakit. Kelainan ini bukan diakibatkan membaca di tempat redup atau menonton televisi terlalu dekat. Operasi LASIK pada penderita astigmatisme akan mengatur bentuk kornea yang tidak simetris menjadi lebih normal dan simetris.

Operasi Lasik Dengan BPJS – Perlu diingat bahwa operasi LASIK tidak dapat memperbaiki gangguan penglihatan mata tua atau presbiopi. Kebanyakan dokter akan menyarankan metode perbaikan penglihatan dengan metode lain sebelum merekomendasikan operasi LASIK. Metode perbaikan penglihatan yang umumnya dilakukan adalah menggunakan kacamata atau kontak lensa.

Operasi LASIK tidak boleh dilakukan pada pasien dengan kondisi berikut:

  • Memiliki penglihatan yang baik.
  • Memiliki pupil yang besar atau kornea yang tipis.
  • Memiliki pekerjaan yang dapat terpengaruh pasca dilakukan operasi LASIK.
  • Memiliki mata presbiopi.
  • Mengikuti olahraga yang berisiko terjadi trauma fisik pada wajah.

Persyaratan calon pasien operasi LASIK adalah sebagai berikut:

  • Berusia minimal 18 tahun (pada beberapa institusi kesehatan minimal 21 tahun). Syarat ini dikarenakan penglihatan seseorang akan terus berubah sepanjang waktu hingga maksimal 18 tahun. Pengecualian bagi anak-anak yang memiliki satu mata rabun jauh yang parah dan satu mata normal.
  • Mata pasien harus sehat dan pengobatan pasien harus stabil. Jika calon pasien memiliki rabun jauh, operasi LASIK harus ditunda sampai mata pasien benar-benar stabil, karena rabun jauh dapat terus bertambah hingga usia 30 tahun.
  • Kondisi mata pasien dapat diobati dengan LASIK.
  • Tidak menderita penyakit diabetes, glaukoma, lupus, rheumatoid arthritis, herpes di sekitar mata, atau katarak.

Apakah bisa operasi lasik dengan BPJS ?

Banyak masyarakat yang bertanya-tanya bisakah melakukan operasi lasik dengan BPJS ? Jawabannya adalah TIDAK. Sampai saat ini tindakan operasi lasik belum tercover oleh BPJS. Orang yang rabun jauh dengan minus tinggi, pilihannya adalah kacamata, kontak lens atau operasi LASIK. BPJS hanya dapat menanggung kacamata karena dengan kacamata maka rabun jauhnya teratasi. Karena tidak efisien dan efektif jika semua peserta dengan mata minus dioperasi LASIK sementara iuran BPJS sangat minus.

Bagaimana prosedur operasi LASIK ?

Operasi Lasik Dengan BPJS – LASIK dilakukan saat pasien berbaring di bawah perangkat bedah yang disebut dengan excimer laser pada ruang bedah rawat jalan. Pertama, mata akan diberi beberapa tetes anestesi topikal agar mati rasa. Penahan kelopak mata ditempatkan di antara kelopak mata agar mata terus terbuka dan mencegah pasien untuk berkedip. Sebuah cincin hisap diletakkan pada mata yang terbuka untuk meratakan kornea dan mencegah mata bergerak. Pasien mungkin akan merasakan tekanan dari penahan kelopak mata dan cincin hisap, hal ini mirip dengan jari yang ditekan tegas pada kelopak mata.

Operasi Lasik Dengan BPJS – Ketika cincin hisap dipasang di mata, pandangan akan meredup atau menjadi gelap. Setelah kornea diratakan, flap pada jaringan kornea diciptakan dengan menggunakan  perangkat microsurgical seperti laser atau pisau bedah. Kemudian flap kornea ini diangkat dan dilipat kembali. Lalu, excimer laser akan mengukur mata sebelum diprogram.

Operasi Lasik Dengan BPJS – Dokter akan memeriksa bahwa laser tersebut sudah berada pada posisi yang tepat. Setelah laser memotong jaringan kornea, dokter kemudian menempatkan flap kembali dan menghaluskan sisinya. Flap akan menempel pada jaringan kornea dalam 2-5 menit tanpa memerlukan jahitan. Setelah operasi selesai, dokter akan memberikan obat tetes mata dan pelindung mata agar mata terlindungi dari gesekan. Pemulihan penglihatan akan memakan waktu 3-6 bulan setelah operasi.

Apa yang harus dipersiapkan sebelum operasi LASIK ?

Untuk menghindari kemungkinan terburuk, maka Anda harus melakukan hal-hal sebagai berikut:

  • Tidak memakai soft contact lenses selama 2 minggu sebelum evaluasi awal.
  • Tidak memakai toric soft contact lenses atau rigid gas permeable (RGP) lenses selama 3 minggu sebelum evaluasi pertama.
  • Tidak memakai hard lenses selama 4 minggu sebelum evaluasi pertama.
  • Tidak menggunakan berbagai krim, losion, make up, dan parfum sehari sebelum operasi.

Kelebihan Operasi Mata LASIK

  • Tingkat keberhasilan yang tinggi. Sekitar 90% dari pasien akan memiliki penglihatan yang diinginkan setelah LASIK.
  • Tingkat nyeri yang rendah.
  • Hasilnya dapat langsung dirasakan setelah operasi atau sehari setelahnya.
  • Tidak ada perban atau jahitan yang diperlukan setelah LASIK.
  • Perbaikan penglihatan bisa kembali dilakukan beberapa tahun kemudian setelah LASIK untuk menyempurnakan penglihatan
  • LASIK mengurangi ketergantungan kebanyakan pasien akan lensa kontak dan kacamata. Beberapa bahkan tidak memerlukan bantuan alat lagi sama sekali

Kekurangan Operasi Mata LASIK

  • Perubahan yang dibuat pada kornea tidak akan dapat dikembalikan setelah LASIK.
  • LASIK adalah teknik bedah yang kompleks. Masalah dapat terjadi ketika dokter memotong flap, yang secara permanen dapat mempengaruhi penglihatan.
  • Sangat jarang terjadi, tetapi LASIK dapat menyebabkan hilangnya penglihatan “terbaik”.
  • Biayanya relatif lebih mahal.
  • Perawatan pasca operasi LASIK berjalan lumayan lama.
  • Ada efek sampingnya. Beberapa pasien mengalami ketidaknyamanan dalam 24 sampai 48 jam pertama setelah operasi mata LASIK: Silau, Penglihatan berbayang, Kesulitan mengemudi pada malam hari, Kemampuan penglihatan yang berfluktuasi dan mata kering.

Operasi Lasik Dengan BPJS – Jika Anda sedang mempertimbangkan untuk menjalani operasi LASIK mata, diskusikanlah dengan dokter yang menjadi kekhawatiran Anda. Dokter dapat menjelaskan bagaimana operasi bisa bermanfaat bagi Anda dan apakah Anda memenuhi syarat sehingga bisa terhindar dari bahaya dan efek sampingnya. Sekian artikel mengenai Operasi Lasik Dengan BPJS. Semoga bermanfaat ^^

 

Operasi Lasik Dengan BPJS

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Operasi Lasik Berbahaya ?

Operasi Lasik Berbahaya ?

 

Operasi Lasik Berbahaya ? Saat ini kemajuan teknologi terjadi sangat pesat di segala bidang kehidupan. Begitu juga di dunia kedokteran, kemajuan teknologi telah digunakan untuk pemeriksaan dan penatalaksanaan suatu penyakit. Sebagai contoh yang akan dibahas disini adalah penggunaan LASIK untuk memperbaiki cacat mata seperti: miopi (rabun jauh), hipermetropi (rabun dekat), dan astigmatisma (silinder). Dahulu sebelum ditemukannya teknologi LASIK, cara yang digunakan untuk memperbaiki cacat mata adalah dengan tindakan bedah konvensional.

Operasi Lasik Berbahaya ?

Operasi Lasik Berbahaya ?

Tindakan ini memiliki risiko yang sangat besar karena bisa menyebabkan kebutaan. Namun, dengan ditemukannya teknologi LASIK kekhawatiran masyarakat tersebut mulai sirna. Kemudian pertanyaannya adalah apakah teknologi LASIK ini benar-benar aman bagi mata? LASIK (Laser-Assisted In situ Keratomileusis) adalah suatu tindakan bedah mata dengan laser refraktif yang dilakukan oleh oftalmologis untuk memperbaiki miopi, hipermetropi, dan astigmatisma.

Syarat Operasi Lasik

Operasi Lasik adalah prosedur pembedahan yang menggunakan laser untuk koreksi penglihatan. Lasik mata bertujuan untuk memperbaiki kesalahan bias, dengan membentuk kembali kornea. Dengan operasi lasik, cahaya yang jatuh pada kornea dapat benar-benar focus pada retina.

Ini menghilangkan kebutuhan kacamata atau lensa kontak dan meningkatkan penglihatan untuk sebagian besar. Namun ada beberapa syarat yang harus dipenuhi agar dapat dipertimbangkan untuk menjalani tindakan operasi lasik pada penderita kelainan refraksi yang terpenting diantaranya adalah:

  • Mata anda harus sehat
  • Ketebalan kornea yang cukup
  • Mata yang tidak mengalami kesalahan bias tinggi
  • Umur yang tepat

Agar operasi lasik berjalan lancar, Anda harus mempersiapkan diri dengan baik, seperti berhenti memakai lensa kontak selama beberapa minggu sebelum operasi, hindari memakai riasan mata sehari sebelum operasi dan pada saat operasi dilakukan, dan terakhir jaga kebersihan area mata Anda.

Apakah lasik mata berbahaya ?

Walaupun operasi ini terbukti efektif, namun teknik bedah lasik mata ini memiliki beberapa efek samping, walaupun kejadiannya kurang dari 5% dari total pasien. Beberapa bahaya operasi lasik mata yang ditimbulkan adalah:

  • Mata terasa kering setelah beberapa bulan. Suplemen air mata buatan sangat dibutuhkan untuk mengatasinya.
  • Mata terasa berpendar atau seakan akan melihat cahaya tipis di sekitar objek benda, terutama malam hari.
  • Bentuk mata yang tidak proporsional. Hal ini disebabkan penipisan dinding mata, walaupun jarang terjadi.
  • Kehilangan penglihatan. Hal ini bisa diatasi dengan pencangkokan kornea mata atau pencangkokan lensa kontak yang keras.
  • Pasien dapat kehilangan penglihatan tajam. Kemampuan yang menurun tersebut juga tidak mampu dikoreksi dengan lensa kontak, dan kacamata.
  • Gejala visual yang menurun. Beberapa pasien tidak mampu melihat dengan pencahayaan yang rendah, seperti pada malam hari atau ketika cuaca sedang berkabut.
  • Sindrom mata kering yang cukup parah. Setelah menjalani operasi lasik, mungkin saja mata anda akan sulit untuk menghasilkan cukup air mata sehingga mata cenderung kering dan benar-benar menjadi permanen. Kondisi yang permanen tersebut dapat disembuhkan dengan cara terapi intensif melalui konsultasi dokter terlebih dahulu.
  • Hasil yang tidak sebaik pasien lainnya. Ini bisa saja terjadi dimana anda mendapatkan kesalahan operasi dan membuat penglihatan tidak sesempurna orang lain. Mungkin saja, pada awalnya Anda harus mendiskusikan masalah ini kepada dokter dan kemudian berusaha mendapatkan sebuah harapan yang realistis agar Anda tidak terkejut akan masalah yang terjadi kedepannya.
  • Efek dari operasi yang belum dapat diketahui secara pasti. Lasik mata memang merupakan operasi yang begitu bernilai apabila kita membicarakan dampak positifnya.

Nah itulah beberapa risiko yang mungkin akan dialami pasien. Oleh sebab itu, penting untuk menghitung risiko potensial dari seorang pasien dan tidak hanya perkiraan kemungkinan rata-rata untuk semua pasien. Jika dilihat dari manfaat dan komplikasi yang ditimbulkan, sementara ini tindakan bedah Lasik Mata lebih menguntungkan daripada tindakan bedah konvensional. Namun, karena Operasi Lasik ini masih sangat baru bisa saja terjadi kemungkinan tindakan ini lebih berbahaya dari tindakan sebelumnya. Semoga bermanfaat ^^

Operasi Lasik Berbahaya ?

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment

Efek Operasi Lasik Mata Minus

Efek Operasi Lasik Mata Minus

 

Efek Operasi Lasik Mata Minus – Mata minus atau rabun jauh adalah kelainan pada mata yang tidak mampu melihat melihat dengan baik benda atau objek dengan jarak yang jauh. Mata minus dapat di alami oleh siapa saja, baik orang tua, remaja dan bahkan anak-anak. Biasanya mata min terjadi jika kita sering bekerja atau melihat sesuatu dengan jarak dekat terlalu lama, seperti menonton tv terlalu dekat, bermain game komputer dan masih banyak lagi penyebab mata menjadi minus. Mata min atau minus merupakan penyakit mata yang membuat penderitanya tak bisa melihat normal. Penderita mata min ini sulit untuk melihat jauh. Biasanya objek menjadi buram dan tidak fokus.

Efek Operasi Lasik Mata Minus

Efek Operasi Lasik Mata Minus

Jika Anda ingin terbebas dari kacamata ataupun lensa kontak, mungkin Anda akan mempertimbangkan metode operasi lasik. Operasi lasik saat ini sedang populer karna dapat menjadi solusi mengobati mata minus. Lasik mata pada minus sebuah prosedur untuk memperbaiki penglihatan yang kabur atau rusak menggunakan sinar laser. Lasik mata pada minus secara permanen mengubah bentuk kornea mata untuk meningkatkan kualitas penglihatan dan mengurangi ketergantuangan orang pada penggunaan kacamata atau lensa kontak.

LASIK yang merupakan singkatan dari laser-assisted in situ keratomileusis adalah sebutan umum untuk operasi laser pada mata. Operasi ini dilakukan untuk melakukan pembetulan pada kasus miopi atau rabun jauh, hiperopia atau rabun dekat, dan astigmatisma atau yang dikenal awam dengan rabun ‘silindris.’

Operasi mata dengan laser menjadi terkenal beberapa tahun lalu dengan klaim minim efek samping, cepat, dan memiliki hasil yang memuaskan. Pada 2011, telah dilakukan lebih dari 11 juta prosedur LASIK di Amerika Serikat.

Namun, hasil penelitian yang dirilis dalam jurnal JAMA Ophthalmology per 23 November 2016 lalu, ditemukan fakta bahwa para pasien LASIK mulai merasakan gangguan penglihatan yang sebelumnya tidak muncul.

Efek Lasik Mata Minus

Operasi lasik mata dirancang untuk merawat refractive error (kesalahan bias) dan memperbaiki penglihatan, tidak perlu heran, jika setelah melakukan lasik mata minus, kita tak lagi membutuhkan kacamata atau lensa kontak. Namun, apakah itu aman? Apa saja efek lasik mata minus ? Berikut ini adalah resiko lasik mata minus antara lain :

  1. Mata Kering

Lasik mata dengan menggunakan laser yang diarahkan ke bagian mata dapat sangat mengancam, terlebih jika terjadi kesalahan. Mata kering menjadi efek paling umum yang terjadi pasca lasik mata apabila kelenjar air mata terpengaruh sorotan laser. Akibatnya, mata kehilangan kemampuan melembabkan alaminya.

  1. Efek Samping Gangguan Melihat

Penglihatan yang bermasalah di malam hari dan seakan terdapat bintik-bintik pada setiap objek, hal itu terjadi akibat kesalahan teknik koreksi kornea yang terjadi selama prosedur berlangsung.

  1. Resiko Kebutaan

Alih-alih memperbaiki daya penglihatan yang menurun akibat minus, Anda justru terpapar resiko yang sangat mengerikan ini adalah salat satu resiko operasi lasik. Anda hanya dapat melakukan lasik apabila level minus mencapai 7 atau lebih. Sementara itu, jika minus Anda belum 7, resiko kebutaan akibat operasi bisa mengancam.

  1. Bulu Mata Tumbuh Di Tempat Tak Seharusnya

Sorotan laser saat lasik mata juga dapat mengakibatkan kerusakan sisi dalam kelopak mata. Sebagai akibatnya, bulu mata bisa tumbuh ke dalam bola mata. Dan gara-gara kondisi itu, Anda bisa jadi harus menjalani prosedur operasi lainnya.

  1. Untuk Beberapa Pasien Rabun Dekat, Hasil Dapat Mengurangi Penglihatan

Jika Anda melihat jauh, tingkat penglihatan membaik setelah operasi yang Anda alami dapat menurun dengan bertambahnya usia. Hal ini dapat terjadi jika Anda mewujudkan pembiasan (sebuah ujian visus dengan lensa sebelum tetes midriatil) adalah sangat berbeda dari cycloplegic Anda pembiasan (sebuah ujian visus dengan lensa setelah tetes dilatasi/pelebaran pupil).

  1. Menderita Gejala Visual Menurun

Beberapa pasien mengeluh silau, lingkaran cahaya, dan atau penglihatan ganda yang dapat secara serius mempengaruhi penglihatan malam hari. Bahkan dengan visus yang baik pada bagan visus, beberapa pasien tidak melihat dan juga dalam situasi kontras yang rendah, seperti pada malam hari atau berkabut, setelah perawatan dibandingkan dengan sebelum pengobatan.

  1. Efek Jangka Panjang Belum Diketahui

Lasik adalah teknologi yang relatif baru. Laser pertama disetujui untuk operasi lasik mata pada tahun 1998. Oleh karena itu, jangka panjang keamanan dan efektivitas operasi lasik mata tidak diketahui.

Semua operasi lasik untuk mengoreksi kemampuan melihat, berupaya untuk membentuk kembali kornea, bagian depan mata, sehingga cahaya yang masuk melalui kornea dapat terfokus dengan benar ke retina yang terletak di belakang mata. Lasik mata minus adalah salah satu dari sejumlah teknik bedah yang digunakan untuk membentuk kembali kornea.

Meskipun lasik mata minus sangat populer sebagai salah satu prosedur perbaikan penglihatan yang efektif, beberapa individu dapat mengalami efek samping tertentu dan komplikasi setelah menjalani lasik mata minus. Sekian artikel mengenai efek operasi lasik mata minus. Semoga bermanfaat…

Efek Operasi Lasik Mata Minus

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Operasi Lasik Di Indonesia

Operasi Lasik Di Indonesia

 

Operasi Lasik Di Indonesia – Sudah lelah bergantung terus-menerus kepada kacamata atau lensa kontak demi bisa melihat dengan jelas? Jika demikian, mungkin kini saatnya mempertimbangkan operasi lasik mata untuk memperbaiki fokus penglihatan Anda. Sayangnya masih sedikit masyarakat yang enggan mencoba prosedur ini karena dianggap mahal.

Operasi Lasik Di Indonesia

Operasi Lasik Di Indonesia

Harus diakui bahwa biaya lasik mata tergolong mahal. Tapi coba Anda renungkan apa yang akan Anda dapatkan ketika prosedur ini berhasil meski memang biaya lasik mata cukup mahal. Anda bisa hidup dengan penglihatan yang baik, penampilan Anda menjadi lebih segar tanpa kacamata besar dan yang terpenting, prosedur ini adalah aset masa depan karena hasil dari prosedur lasik terbukti awet sebanding dengan biaya lasik mata yang mahal.

Proses operasi lasik mata diawali dengan pengangkatan lapisan kornea mata, kemudian kornea mata disinari dengan laser berfrekuensi tinggi untuk mengembalikan bentuk dan fungsi kornea mata pada posisi normal. Setelah proses penyinaran tersebut, lapisan kornea mata dipasangkan lagi ke mata pasien. Jika lapisan kornea mata tersebut sudah cukup rusak maka dokter akan menggantinya dengan lapisan kornea mata buatan.

Tapi anda tidak perlu khawatir karena meski buatan manusia, tapi lapisan kornea mata buatan ini sangat mirip dengan aslinya serta aman untuk mata. Saat ini di Indonesia sudah ada rumah sakit dan dokter yang memberikan jasa operasi lasik mata. Sehingga anda tidak perlu repot repot harus terbang ke China atau Singapura hanya untuk melakukan operasi lasik mata tersebut.

Melakukan operasi LASIK mata sebenarnya tak perlu dilakukan di luar negeri, pasalnya sudah banyak rumah sakit yang melayani operasi LASIK mata di Jakarta, salah satunya adalah Klinik Mata Nusantara (KMN).

Kenapa tidak perlu melakukan operasi LASIK mata ke luar negeri ? Simak alasannya berikut ini :

  1. Biaya Lebih Murah

Sudah jadi rahasia umum jika Singapura menjadi lokasi favorit untuk melakukan operasi, tak terkecuali untuk operasi LASIK mata. Padahal operasi LASIK mata di Jakarta sudah bisa dilakukan dengan peralatan canggih tanpa harus mengeluarkan biaya transportasi dan akomodasi.

Biaya operasi LASIK mata di Singapura dimulai dari Rp 40 juta hingga Rp 70 juta-an untuk sepasang mata. Biaya tersebut belum termasuk biaya tahap pra LASIK, akomodasi, dan transportasi ke sana. Sementara di Indonesia, operasi LASIK mata bisa dilakukan mulai dari Rp 20 juta-an.

Misalnya saja di Klinik Mata Nusantara (KMN) yang berlokasi di Jakarta, dimana biaya operasi LASIK mata-nya hanya sebesar Rp 33 juta untuk 2 mata, yang sudah termasuk biaya konsultasi dan administrasi dan semua pemeriksaan komprehensif lainnya.

  1. Sudah Menggunakan Peralatan Canggih

Peralatan yang digunakan untuk melakukan operasi laser mata di Jakarta sebenarnya tak kalah canggih dengan Singapura atau negara lainnya. Klinik Mata Nusantara menggunakan teknologi terkini untuk proses operasi LASIK mata. Misalnya saja dalam pembuatan flap.

Flap menggunakan teknologi iFS™ Advanced Femtosecond Laser. Pada tahap ini 100 % flap dibuat dengan menggunakan laser (blade free), yang akan menghasilkan flap yang benar-benar personal untuk Anda. Ada beberapa keunggulan dari teknologi pembuatan flap ini, seperti :

  • Proses lebih cepat hanya 10 detik—berbeda dengan teknologi femtosecond laser yang membutuhkan waktu sekitar 30-4- detik.
  • Flap lebih licin dan halus serta memiliki ketebalan yang dibutuhkan.
  • Karena dilakukan dengan sinar laser yang dikontrol 100% oleh komputer, maka menghasilkan flap dengan presisi yang sangat tinggi dengan tingkat keakuratan yang sangat luar biasa.
  • Flap dapat dibuat lebih tipis. Sehingga pasien yang tadinya tidak bisa di-LASIK karena korneanya tipis, sekarang memiliki kesempatan untuk menjalani tindakan ini.
  • Mempunyai daya rekat lebih baik, sehingga proses penyembuhan jauh lebih cepat.
  • Lebih stabil karena memiliki bentuk “potongan” yang khusus.
  • Memiliki risiko komplikasi yang lebih rendah dibandingkan dengan memakai pisau elektrik (Mikrokeratom).
  • Mengurangi risiko terjadinya HOA (High Order Aberrations).
  • Risiko mata kering juga jauh lebih berkurang.
  1. Dokter yang Berpengalaman

Dokter di Indonesia, tak kalah berpengalaman dan profesional dibandingkan dengan luar negeri. Mereka akan membantu Anda memperbaiki masalah pada mata sesuai dengan spesialisasinya.

Operasi Lasik Di Indonesia

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Pantangan Setelah Operasi Lasik

Pantangan Setelah Operasi Lasik

 

Pantangan Setelah Operasi Lasik – Lasik adalah suatu prosedur untuk membentuk kelengkungan kornea. Mengapa harus dibentuk? Karena pada orang dengan mata minus ternyata korneanya lebih cembung daripada kornea orang normal. Sedangkan orang dengan mata plus (dalam hal ini, bukan plus pada orang tua usia 40 tahun), korneanya cenderung lebih datar, sedangkan pada mata silinder, kecembungan korneanya tidak sama rata di seluruh permukaan. Akibatnya sinar akan difokuskan tidak pada retina, tapi di depan retina, sehingga penglihatan akan buram. Dengan operasi lasik inilah, kornea akan dibentuk supaya sinar bisa masuk tepat pada retina tanpa bantuan kacamata atau kontak lensa.

Pantangan Setelah Operasi Lasik

Pantangan Setelah Operasi Lasik

Perlu diingat bahwa operasi LASIK tidak dapat memperbaiki gangguan penglihatan mata tua atau presbiopi. Kebanyakan dokter akan menyarankan metode perbaikan penglihatan dengan metode lain sebelum merekomendasikan operasi LASIK. Metode perbaikan penglihatan yang umumnya dilakukan adalah menggunakan kacamata atau kontak lensa.

Operasi LASIK tidak boleh dilakukan pada pasien dengan kondisi berikut:

  • Memiliki penglihatan yang baik.
  • Memiliki pupil yang besar atau kornea yang tipis.
  • Memiliki pekerjaan yang dapat terpengaruh pasca dilakukan operasi LASIK.
  • Memiliki mata presbiopi.
  • Mengikuti olahraga yang berisiko terjadi trauma fisik pada wajah.

Pantangan Setelah Operasi Lasik

Biarpun operasi LASIK berlangsung dalam waktu singkat dan tidak harus rawat inap di klinik mata atau rumah sakit, ada larangan-larangan pasca operasi yang harusnya Anda patuhi. Tentunya bila ingin hasil LASIK Anda sempurna. Apa sajakah larangan atau pantangan tersebut? Yuk simak bahasanya berikut ini :

  1. Tidak boleh mengucek mata

Setelah operasi LASIK, mata Anda akan merasa tak nyaman. Lamanya bervariasi, mulai dari 2 – 3 jam atau terkadang sampai 1 – 2 hari atau bisa juga lebih, tergantung kondisi dari masing-masing pasien. Pasca operasi LASIK, mata Anda akan terasa seperti gatal dan berpasir. Namun mengucek mata apalagi menggaruk tidak diperbolehkan. Dokter akan memberikan Anda obat tetes mata untuk mengatasi mata kering dan gatal pascaoperasi LASIK. Pada prinsipnya, dokter Anda akan menyarankan Anda untuk tidak menyentuh mata untuk alasan apa pun kecuali obat tetes mata.

  1. Tidak boleh keramas, cuci muka pakai sabun, dan berenang

Pada prinsipnya, menggunakan apa pun yang akan masuk ke area mata amat berbahaya pascaoperasi LASIK. Nah, yang berbahaya dari keramas atau berenang adalah air yang akan masuk ke mata, terutama air kolam berenang umum yang biasanya banyak tercemar bakteri. Namun jangan khawatir, larangan keramas ini biasanya hanya untuk beberapa hari saja.

  1. Tidak boleh mengemudi

Berapa lama larangan mengemudi untuk pasien pasca operasi LASIK? Tentunya tergantung pada waktu penyembuhan mata si pasien itu sendiri. Beberapa pasien baru boleh mengemudi setidaknya dua hari setelah operasi, dan itu pun bukan jarak jauh. Kondisi mata pasca operasi LASIK belum normal seratus persen, bahkan kadang menyebabkan sensitivitas tinggi terhadap cahaya pasca operasi. Banyak pasien yang merasa sangat silau saat melihat cahaya terang. Untuk itu, sangat disarankan untuk memakai kacamata hitam saat berkendara pada siang hari.

  1. Tidak boleh menggunakan make up di sekitar mata

Pada dasarnya, setiap make-up sangat tidak dianjurkan dipakai, setidaknya tiga hari sebelum atau sehari setelah operasi. Bahkan ada dokter mata yang menyarankan Anda untuk pantang ber-make-up sampai dua hari setelah operasi LASIK. Mengapa demikian? Hal ini  karena make up yang Anda gunakan dapat menginfeksi mata Anda. Make Up mengandung butiran-butiran halus yang sangat dimungkinkan masuk ke mata kita. Bisa dibayangkan jika ada benda-benda seperti partikel make up tersebut yang masuk ke mata kita, padahal mata kita baru saja menjalani operasi LASIK. Jika itu terjadi, resiko infeksi bisa menghantui kita. Oleh sebab itu, kita harus bersabar untuk tidak memakai make up dulu untuk sementara waktu.

Mengenai kapan Anda baru boleh menggunakan make-up lagi, baiknya dikonsultasikan terlebih dulu dengan dokter mata.

Demikian tadi hal-hal yang menjadi pantangan setelah operasi LASIK. Semuanya penting untuk dituruti jika Anda ingin mata Anda kembali normal dan jangan lupa untuk kontrol ke dokter mata. Semoga bermanfaat bagi Anda yang akan operasi LASIK.

Pantangan Setelah Operasi Lasik

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Manfaat Operasi Lasik

Manfaat Operasi Lasik

 

Manfaat Operasi Lasik – LASIK adalah singkatan dari Laser-assisted in-situ keratomileusis, operasi mata dengan laser yang tujuannya untuk mengoreksi masalah penglihatan seperti mata minus, plus, silinder, serta mengurangi atau menghilangkan kebutuhan akan kacamata ataupun lensa korektif.

Manfaat Operasi Lasik

Manfaat Operasi Lasik

Operasi LASIK mata merupakan suatu prosedur yang paling umum digunakan dalam bedah refraktif. Bedah refraktif itu sendiri merupakan prosedur yang dilakukan untuk mengubah bentuk jaringan transparan berbentuk kubah (kornea) pada lapisan terluar mata. Kornea tidak berwarna (bening) yang menyelimuti bagian hitam pada mata kita.

Hasil yang diinginkan dari operasi LASIK mata adalah agar kornea mampu membiaskan sinar cahaya untuk fokus lebih tepat pada retina, bukan pada beberapa titik di luar retina ataupun sebelum sampai ke retina. Dengan demikian, mata minus, plus ataupun silinder bisa teratasi dan penglihatan akan lebih jelas alias normal kembali.

Kegunaan Operasi LASIK

Operasi mata LASIK ini dapat menjadi pilihan bagi Anda yang memiliki salah satu masalah penglihatan umum berikut ini:

  • Rabun Jauh (miopia – mata minus). Ketika bola mata sedikit lebih panjang dari normalnya atau ketika kurva kornea terlalu tajam, sehingga cahaya tidak fokus di retina, melainkan di depan retina sehingga mengaburkan penglihatan jarak jauh. Anda akan melihat benda-benda yang dekat lebih jelas, tetapi untuk objek yang lebih jauh akan terlihat buram.
  • Rabun Dekat (hyperopia – mata plus). Kebalikan dari kondisi di atas, rabun dekat terjadi ketika Anda memiliki lebih bola mata pendek dari normal atau kornea yang terlalu datar, cahaya akan berfokus di belakang retina. Hal ini membuat penglihatan dekat dan kadang-kadang penglihatan jauh menjadi kabur.
  • Astigmatisme (Silinder). Ketika kelengkungan kornea atau permukaannya tidak merata, maka yang terjadi adalah mata silinder, yang mengganggu fokus jatuhnya cahaya dekat dan jauh tidak tepat pada retina.

Manfaat Operasi Lasik

Manfaat lasik mata adalah untuk mengoreksi kemampuan melihat, berupaya untuk membentuk kembali kornea, bagian depan mata, sehingga cahaya yang masuk melalui kornea dapat terfokus dengan benar ke retina yang terletak di belakang mata. Manfaat lasik mata yang lain adalah sebagai salah satu dari sejumlah teknik bedah yang digunakan untuk membentuk kembali kornea.

Berikut ini akan kami bahas mengenai beberapa manfaat lasik mata. Beberapa Manfaat Operasi Lasik tersebut, diantaranya :

  1. Mempertajam penglihatan. Penelitian menunjukkan bahwa 95 persen pasien yang melakukan lasik mata mampu memiliki penglihatan setidaknya 20/40 dan 80 persen lainnya mengaku mencapai 20/20 atau bahkan lebih baik.
  2. Hasil jangka panjang. Lasik mata memberikan hasil yang memuaskan dan permanen. Pasien tak perlu lagi melakukan pengobatan, operasi lagi, atau menggunakan alat bantu baca untuk melihat lebih baik. Rata-rata hasil ini akan dirasakan setelah tiga bulan pasca operasi.
  3. Hasil dan pemulihannya cepat. Pasien dapat memiliki penglihatan kembali normal selama 24 jam pertama asalkan mata tidak terkena debu dan dikucek dengan kasar. Pasien pun bisa kembali bekerja setelah operasi.
  4. Tak perlu alat bantu baca. Walaupun biaya lasik mata tergolong mahal, operasi ini cukup menjanjikan. Jika dikalkulasikan, harga operasi lasik mata mungkin bisa setara dengan perawatan dan pembelian kontak lensa atau kacamata seumur hidup. Lasik mata juga membantu menghilangkan ketidaknyamanan penggunaan kacamata atau kontak lensa, sehingga pasien dapat memiliki penglihatan lebih baik.
  5. Bebas rasa sakit dan prosedur cepat. Obat tetes anestesi yang diberikan sebelum operasi lasik mata akan membuat pasien terbebas dari rasa sakit, sebelum, selama dan setelah operasi. Dalam waktu kurang dari 15 tahun, pasien akan merasakan perbaikan penglihatan.

Siapa Saja yang Layak Untuk Melakukan Operasi Mata LASIK ?

Prosedur bedah ini tidak dimaksudkan untuk setiap orang dengan kesalahan bias. Jadi itu perlu untuk menilai apakah orang tersebut adalah layak untuk menjalani operasi mata LASIK. Berikut ini adalah beberapa pedoman yang dirumuskan oleh FDA dan American Academy of Ophthalmology.

  • Umur : Dia harus berusia 18 tahun, karena daya penglihatan terus berubah pada remaja. Dalam beberapa kasus, batas usia yang diperbolehkan bisa menjadi 21 tahun. Jarang, operasi ini dilakukan pada remaja.
  • Kehamilan dan Perawatan : Operasi mata LASIK tidak diperbolehkan pada wanita hamil dan menyusui. Hal ini karena kondisi ini mempengaruhi akurasi pengukuran mata tentang pembiasan.
  • Obat Resep : Jika Anda menggunakan obat resep seperti, Accutane, prednison oral, Cardarone, Imitrex, dll, Anda tidak akan diizinkan untuk menjalani operasi mata ini.
  • Kondisi Medis : Seorang calon yang layak untuk menjalankan operasi mata LASIK harus sehat. Dia harus tidak memiliki kondisi medis seperti diabetes, katarak, infeksi mata, herpes, AIDS, keratoconus, gangguan autoimun, seperti rheumatoid arthritis, glaukoma, lupus, dll.
  • Resep Mata Harus Stabil : Jika resep mata Anda terus berubah setiap tahun, Anda bukan calon yang ideal untuk operasi LASIK. Sementara perubahan kecil tidak menjadi masalah, perubahan resep mata yang sering bisa menjadi penghalang bagi mereka yang tertarik dalam operasi ini.

Jika Anda sedang mempertimbangkan untuk menjalani operasi LASIK mata, diskusikanlah dengan dokter yang menjadi kekhawatiran Anda. Dokter dapat menjelaskan bagaimana operasi bisa bermanfaat bagi Anda dan apakah Anda memenuhi syarat sehingga bisa terhindar dari bahaya dan efek sampingnya.

Manfaat Operasi Lasik

Posted in Uncategorized | Leave a comment